Tidak Teratur Minum Obat, Bakteri TBC Berpotensi Resisten

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 08 Mei 2019 | 17:50 WIB
Tidak Teratur Minum Obat, Bakteri TBC Berpotensi Resisten
Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak Teratur Minum Obat, Bakteri TBC Berpotensi Resisten

TBC atau tuberkulosis telah menjadi salah satu dari 10 penyebab utama kematian di dunia. TBC juga menjadi salah satu beban kesehatan Indonesia dengan menduduki peringkat kedua kasus TBC secara global.

Berdasarkan data WHO Global TBC Report 2018, kasus TBC di Indonesia diperkirakan mencapai 842 ribu kasus dengan 442.172 kasis TBC teridentifikasi dan 399.828 lainnya tidak teridentifikasi.

Tuberkulosis alias TBC sejatinya penyakit yang mudah disembuhkan. Kuncinya adalah pengobatan yang teratur dan telaten selama jangka waktu 6 bulan.

Pada umumnya, TBC dapat disembuhkan dengan menjalankan pengobatan yang membutuhkan tingkat kepatuhan yang tinggi dan sesuai anjuran dokter. Karena prosesnya yang lama itu juga, beberapa pasien TBC kadang berhenti menggunakan obat setelah beberapa bulan menajalani pengobatan karena merasa lebih baik.

Ketidakpatuhan itu yang dapat memperburuk kondisi pasien sehingga menyebabkan Multi-Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TBC).

"MDR-TBC adalah suatu kondisi di mana pasien resisten terhadap minimal dua obat anti TBC paling ampuh, yaitu isoniazid dan rifampisin atau obat anti TBC lini pertama lainnya seperti etambutol, streptomisin, dan pirazimani. Sehingga pasien MDR-TBC akan membutuhkan pengobatan dengan dosis yang lebih tinggi," kata dokter spesialis paru dan pakar TBC dan MDR-TBC, Dr. dr. Erlina Burhan. MSc, Sp.P(K).

Seperti diketahui, bakteri TBC dapat ditularkan melalui udara saat orang dengan TBC batuk, berbicara atau menyanyi dan memercikkan kuman TBC ke udara.

Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

"Target kami bukan hanya menyembuhkan TBC tetapi juga mencegah penularan TBC, kematian akibat TBC dan kasus resisten obat karena TBC," tambah Erlina.

baca juga

Untuk menekan angka dan mengakhiri epidemi TBC di Indonesia, sektor industri juga memegang peranan penting dalam pencegahan dan manajemen kasus TBC agar tidak terus meningkat.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT Johnson & Johnson lewat rangkaian acara World TBC Day.

"Untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai Indonesia bebas TBC, dalam beberapa tahun terakhir PT Johnson & Johnson Indonesia membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia dengan melakukan berbagai inisiatif untuk mengedukasi baik publik, kalangan industri maupun tenaga kesehatan mengenai penyakit TBC," kata Country Leader of Communications & Public Affairs PT Johnson & Johnson, Devy Yheanne.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TBC Menghantui Pengguna Kereta Komuter di Ibu Kota?

TBC Menghantui Pengguna Kereta Komuter di Ibu Kota?

Liks | Rabu, 24 April 2019 | 08:05 WIB

Hindari, Ini Kebiasaan yang Bikin Kuman TBC Resisten Obat

Hindari, Ini Kebiasaan yang Bikin Kuman TBC Resisten Obat

Health | Selasa, 26 Maret 2019 | 18:09 WIB

Hari Tuberkulosis Sedunia 2019 : Kasus TB Resisten Makin Meningkat!

Hari Tuberkulosis Sedunia 2019 : Kasus TB Resisten Makin Meningkat!

Health | Selasa, 26 Maret 2019 | 10:20 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×