Jus Buah Justru Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Kata Peneliti

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 19 Mei 2019 | 10:52 WIB
Jus Buah Justru Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Kata Peneliti
Jus buah tingkatkan kematian (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini orang mengira jus buah minuman yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Namun, penelitian terbaru justru mengungkap jus buah sama buruknya dengan minuman bersoda.

Silansir dari Daily Mail, minum jus buah sama buruknya dengan mengonsumsi minuman bersoda bagi kesehatan tubuh dan cenderung menyebabkan kematian dini.

Sebuah studi baru menemukan adanya peningkatan risiko kematian dini pada orang yang serng mengonsumsi jus buah atau jus manis.

Pertama-tama, penelitian di Amerika Serikat membandingkan 100 persen jus buah manis dengan minuman bersoda seperti cola dan lemonade.

Hasilnya, mereka menemukan jus buah dan minuman kemasan seperti cola sama-sama meningkatkan risiko kematian dini. Meskipun begitu, hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut.

Ilustrasi jus buah. [Shutterstock]
Ilustrasi jus buah. [Shutterstock]

Seorang ahli berusaha mengatakan bahwa satu gelas jus buah sekitar 150 ml per hari tidak memberikan risiko apapun. Namun, penelitian terhadap jus buah pada kesehatan tetap harus dilakukan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (JAMA) pun dilakukan dengan menganalisis 13.440 orang. Mereka melakukan survei seberapa sering orang-orang mengonsumsi minuman bersoda dan jus buah 100 persen setiap harinya.

Ternyata mereka yang mengonsumsi minuman bersoda sekitar 350 ml memiliki risiko kematian dini 11 persen. Lebih kecil dari orang yang terbiasa minum jus buah 350 ml dengan risiko kematian hingga sekitar 24 persen.

"Hasil ini menunjukkan konsumsi minuman dengan kandungan gula tinggi, termasuk jus buah, berkaitan dengan tingkat kematian," kata para peneliti dari Emory University di Atlanta dan Cornell University di New York.

baca juga

Sebab, kandungan nutrisi pada jus buah sangat mirip dengan minuman bersoda atau kemasan. Meskipun gula dalam jus buah lebih alami, tetapi kandungan gula yang diproses dalam tubuh dan respons biokimiawinya adalah sama.

Ilustrasi ragam jus buah. (Shutterstock)
Ilustrasi ragam jus buah. (Shutterstock)

Para peneliti kemudian juga mencari tahu penyebab peningkatan risiko kematian, salah satunya faktor obesitas yang menunjukkan bahwa minuman manis meningkatkan resistensi insulin.

Faktor lainnya, mengonsumsi fruktosa mengubah kadar lipid darah, tanda-tanda peradangan, dan tekanan darah. Di sisi lain, konsumsi glukosa berlebih juga telah dikaitkan dengan resistensi insulin dan diabetes.

Dr. Gunter Kuhnle, profesor di bidang nutrisi dan kesehatan di University of Reading beranggapan penelitian ini sangat penting. Pasalnya, sejauh ini jus buah dipandang sebagai minuman menyehatkan.

Jus buah memang memberikan vitamin dan serat yang tidak dianggap sebagai minuman manis. Hanya saja, jus buah tidak cukup untuk menangkal kandungan gula.

Oleh karena itu, tingkat kematian akibat jus buah berkaitan dengan penyakit diabetes, obesitas, dan faktor lainnya. Meski demikian, mengonsumsi satu gelas jus buah tidak akan memberikan dampak berbahaya secara langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Begadang Hingga Larut Malam, Risikonya Kematian Dini

Sering Begadang Hingga Larut Malam, Risikonya Kematian Dini

Health | Jum'at, 10 Mei 2019 | 20:45 WIB

Minuman Diet Kola yang Rendah Kalori Ternyata Juga Tak Baik Bagi Kesehatan

Minuman Diet Kola yang Rendah Kalori Ternyata Juga Tak Baik Bagi Kesehatan

Health | Minggu, 05 Mei 2019 | 07:25 WIB

Dikira Minuman Bersoda, Bocah Ini Tewas Tenggak Sianida

Dikira Minuman Bersoda, Bocah Ini Tewas Tenggak Sianida

Lifestyle | Sabtu, 04 Mei 2019 | 07:55 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×