Studi: Punya Tujuan Hidup yang Jelas, Umur Bisa Lebih Panjang

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 29 Mei 2019 | 07:52 WIB
Studi: Punya Tujuan Hidup yang Jelas, Umur Bisa Lebih Panjang
Tujuan hidup jadi rahasia panjang umur. (Shutterstock)

Suara.com - Studi: Punya Tujuan Hidup yang Jelas, Umur Bisa Lebih Panjang

Memiliki tujuan hidup yang jelas dan terarah rupanya tak hanya berhubungan dengan kesehatan mental. Studi terbaru menyebut punya tujuan hidup membuat seseorang lebih mungkin memiliki umur panjang.

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open ini, peneliti menganalisa lebih dari 7.000 orang dengan usia di atas 50 tahun, selama satu dekade.

Dilansir dari Reuters, ditemukan bahwa semakin kuat, jelas, dan terarah tujuan hidup seseorang, semakin panjang pula umurnya. Di sisi lain, orang yang tak memiliki tujuan hidup memiliki usia yang lebih pendek.

"Kami menemukan hubungan yang kuat antara tujuan hidup dan mortalitas di Amerika Serikat. Hal yang sama juga ditemukan di beberapa studi lain, di belahan lain dunia," ujar Leigh Pearce, peneliti dari University of Michigan School of Public Health.

Lalu, apa yang dimaksud dengan tujuan hidup? Pearce mengatakan tujuan hidup bisa dikategorikan menjadi beberapa rupa.

Intinya, tujuan hidup merupakan hal-hal yang dianggap berharga dan bermakna oleh orang tersebut.

"Komunitas, prestasi, reputasi, hubungan personal, spiritualitas, tenggang rasa, hal-hal inilah yang bisa disebut sebagai tujuan hidup. Tidak ada satu definisi spesifik karena tujuan hidup setiap orang berbeda-beda," paparnya lagi.

Ilustrasi meditasi (Shutterstock).
Ilustrasi meditasi (Shutterstock).

Dalam penelitian ini, kategori memiliki tujuan hidup diasosiasikan dengan beberapa hal, seperti senang merencanakan sesuatu dan melaksanakannya, kepuasan melakukan kegiatan sehari-hari, dan rencana untuk masa depan.

Baca Juga: Studi: Kebiasaan Berjalan Cepat Bisa Bikin Panjang Umur

Partisipan dengan skor rendah dan tujuan hidup tak pasti memiliki peningkatan penanda penyakit dan hormon stres. Masalah jantung dan pembuluh darah menjadi penyebab kematian utama kelompok ini.

Meski begitu, Pearce mengatakan partisipan dengan skor rendah masih bisa memiliki umur panjang dan tujuan hidup dengan mengikuti beberapa cara.

"Literatur menunjukkan bahwa meditasi dan yoga bisa membangun tujuan hidup baru. Selain itu, kegiatan amal seperti menjadi relawan juga memiliki dampak positif," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI