Jatuh dari Motor, Pria Ini Alami Ereksi Selama 9 Hari, Kok Bisa?

Vika Widiastuti Suara.Com
Minggu, 02 Juni 2019 | 16:25 WIB
Jatuh dari Motor, Pria Ini Alami Ereksi Selama 9 Hari, Kok Bisa?
Ilustrasi Mr P. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria di Inggris mengalami ereksi selama 9 hari berturut-turut setelah jatuh dari sepeda motornya. Butuh waktu sekitar 12 bulan bagi pria berusia 35 tahun tersebut untuk kembali ke kondisi normal.

Namun, anehnya pria itu tidak kesakitan, padahal ereksi yang dialaminya tergolong tipe yang kuat dalam skala medis. Ia hanya menganggapnya sebagai ketidaknyamanan ringan saat berjalan.

Dilansir dari metro, ia lantas memutuskan diri untuk memeriksakan kondisinya ke dokter seminggu kemudian. Dokter yang menanganinya mengatakan, ia mengalami memar perineum, daerah kecil di antara anus dan alat kelamin.

Hal tersebut menyebabkan, aliran darah terus-menerus dikirim ke Mr P-nya. Darah kemudian terperangkap dan tidak bisa mengalir jika tak segera diobati, bahkan bisa mengakibatkan jaringan parut dan disfungsi ereksi permanen.

Temuan University Hospital Southampton mengenai gejala-gejala yang dialami pria tersebut dipublikasikan bulan lalu dalam Case Report in Urology.

"Pada pemeriksaan ada ereksi grade IV dengan dasar kaki dan poros dengan sedikit kelengkungan punggung 10 derajat, yang tidak lunak.

Ilustrasi Mr P. (Shutterstock)
Ilustrasi Mr P. (Shutterstock)

Ada hemotoma superfisial (bekuan darah) yang ada pada skrotum dan pangkal Mr P," bunyi laporan tersebut.

Priapisme, istilah yang diberikan untuk ereksi yang bertahan terlalu lama yang 95 persen kasusnya disebabkan karena darah tidak bisa meninggalkan Mr P akibat adanya penyumbatan pembuluh darah.

Hal ini disebut priapisme aliran rendah. Obat-obatan untuk mengatasi disfungsi ereksi dan kondisi neurologis merupakan penyebab paling umum.

Baca Juga: Senam Kegel Ternyata Bisa Bantu Lelaki Atasi Disfungsi Ereksi

Namun, pengendara motor tersebut mengalami priapisme airan tinggi akibat cedera yang menyebabkan dua fistula mengarahkan darah ke Mr P-nya.

Pria ini memutuskan melakukan prosedur invasif untuk mengatasinya. "Sepengetahuan kami, ini adalah kasus pertama yang dilaporkan menggunakan beberapa alat untuk embolisasi untuk (kondisi) ini. Intervensi tepat waktu perlu dipertimbangkan untuk menghindari risiko disfungsi ereksi dalam jangka panjang dari tindakan konservatif," kata dokter.

Menurut dokter, pria tersebut membaik tak lama setelah itu, tetapi butuh waktu hingga satu tahun untuk memiliki fungsi ereksi yang normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI