- Pembeli mobil bekas Honda Brio harus waspada terhadap unit bekas kecelakaan atau eks taksi online.
- Pemeriksaan fisik meliputi celah kap mesin, baut, sealer, titik las, odometer, dan keausan interior.
- Honda Brio menggunakan mesin 1.2L dengan harga bekas berkisar antara Rp80 juta hingga Rp175 juta.
Suara.com - Kapan Anda berniat membeli mobil perkotaan yang lincah dan hemat bahan bakar? Honda Brio bekas saat ini menjadi salah satu pilihan utama di pasar otomotif bagi banyak orang yang mendambakan kendaraan praktis untuk mobilitas harian.
Namun, siapa saja calon pembeli wajib waspada saat melakukan inspeksi langsung di lapangan.
Mengapa kehati-hatian ini sangat krusial? Sebab, tidak jarang beredar unit yang pernah mengalami tabrakan (kecelakaan) atau bekas operasional taksi online yang kondisinya sudah sangat lelah.
Untuk mempermudah pencarian Anda, berikut adalah panduan praktis tentang bagaimana cara mengidentifikasi unit bermasalah tersebut di mana pun Anda mencari, agar Anda mendapatkan mobil yang sehat dan aman.
Mendeteksi Ciri Fisik Honda Brio Eks Laka Depan

Langkah awal yang paling penting saat memeriksa unit adalah melihat bagian kap mesin dalam kondisi tertutup.
Celah antara kap mesin bagian kiri dan kanan harus simetris; jika renggangnya berbeda atau tidak presisi, kemungkinan besar mobil tersebut pernah mengalami benturan depan.
Setelah itu, buka kap mesin untuk mendeteksi tanda-tanda perbaikan lebih lanjut.
Perhatikan baut kap mesin terlebih dahulu. Baut yang masih orisinal memiliki cat sudut segi enam yang utuh, sedangkan baut yang sudah terkelupas menandakan kap mesin pernah dibuka untuk dicat ulang atau diganti akibat kecelakaan.
Raba juga permukaan catnya, karena pengerjaan ulang biasanya terasa kasar seperti kulit jeruk.
Selanjutnya, periksa bagian sealer kap mesin. Sealer asli dari pabrik jika ditekan akan terasa kenyal dan tidak meninggalkan kerusakan permanen.
Sebaliknya, sealer yang retak-retak, terlalu lembek bagai permen karet, atau justru sangat keras seperti pelat besi menunjukkan bahwa area tersebut sudah mengalami proses dempul dan perbaikan.
Anda juga wajib mencermati spot welding atau titik las bawaan pabrik pada bagian rangka bodi.
Titik-titik las ini harus bulat sempurna; jika sudah miring, berubah bentuk menjadi trapesium, atau bahkan hilang karena terkikis dempul, mobil tersebut dipastikan pernah mengalami kecelakaan parah.
Jangan lupa periksa celah roda menggunakan jari tangan; jika ada selisih lebar yang signifikan antara roda kanan dan kiri, sumbu roda berpotensi telah bergeser ke belakang akibat benturan keras.