Kenapa Rasa Gatal Malah Semakin Parah Jika Digaruk? Ini Penjelasannya

Silfa Humairah Utami

Kamis, 06 Juni 2019 | 17:30 WIB
Kenapa Rasa Gatal Malah Semakin Parah Jika Digaruk? Ini Penjelasannya
Kaki gatal semakin digaruk semakin gatal. (Shutterstock)

Suara.com - Kenapa Rasa Gatal Malah Semakin Parah Jika Digaruk? Ini Penjelasannya.

Entah itu karena keringat, digigit nyamuk atau sensitif bahan pakaian tertentu ketika timbul rasa gatal, tanpa disadari jari-jari Anda langsung menggaruk permukaan kulit tersebut.

Terasa enak memang menggaruk kulit yang gatal itu, namun tahukah Anda bahwa ternyata menggaruk hanya memperburuk rasa gatal Anda?

Untuk menghentikan rasa gatal tersebut, otak memang menyuruh Anda untuk menggaruknya. Saat Anda menggaruk, saraf Anda mengirim sinyal rasa sakit ke otak Anda, bukan rasa gatal. Tujuannya adalah, agar rasa gatal ini “hilang” ketika digantikan dengan rasa nyeri dilansir Hello Sehat.

Tidak percaya? Coba saja ingat kembali, apa yang Anda rasakan setelah rasa gatal hilang akibat digaruk oleh jari-jari Anda? Dan setelah Anda merasa sakit, kulit Anda akan terasa semakin gatal bukan?

Jadi begini, kulit Anda gatal bisa disebabkan oleh berbagai hal, entah itu karena adanya peradangan akibat terkena zat asing, serangga, atau infeksi kulit. Kemudian, ketika merasa gatal, Anda dengan refleks menggaruknya. Pada awalnya memang rasa gatal akan hilang dan terasa nyaman. Namun beberapa saat kemudian, Anda akan merasakan sakit pada tempat yang sebelumnya gatal itu akibat menggaruk.

Nah, karena timbul rasa sakit, tubuh secara alami mengeluarkan serotonin. Tujuannya adalah untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan. Namun, tidak hanya mengatur rasa sakit saja, serotonin juga memberikan rasa “puas” saat menggaruk. Sehingga, semakin banyak serotonin yang dihasilkan akibat rasa sakit, Anda juga akan semakin merasa semakin ingin menggaruk. Sementara, dengan Anda menggaruk, rasa sakit akan terus timbul.

Hati-hati kulit menjadi luka jika digaruk terus-terusan

Anda terus-terusan menggaruk bukan karena sensasinya yang terasa enak, tetapi rasa gatalnya tidak habis-habis. Karena rasa gatal yang semakin bertambah, Anda pasti akan terus menggaruk bagian kulit tersebut hingga rasanya hilang. Namun terlalu sering dan keras Anda menggaruk permukaan kulit hanya akan membuatnya luka dan iritasi. Kulit yang iritasi tentu saja akan terasa perih dan sakit.

baca juga

Walaupun masih terasa gatal, tetapi jika kulit sudah iritasi sebaiknya Anda berhenti menggaruk. Berikut adalah cara agar Anda berhenti menggaruk kulit yang sudah luka namun masih gatal:

-Mengompres kulit yang gatal dengan kain yang sudah dibasahi air dingin.

-Pastikan juga kuku Anda selalu dalam keadaan pendek, tidak panjang.
Jika Anda ada di rumah, Anda bisa langsung mandi dengan air hangat agar merasa rileks dan rasa gatal berkurang.

-Ketahui apa penyebab dari gejala kulit gatal tersebut. Jika hal itu disebabkan oleh alergi makanan, maka hindari mengonsumsi jenis makanan tersebut.

Jadi jangan mulai menggaruk berlebihan saat Anda merasakan gatal, 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Biarkan Rambut Berketombe Bikin Gerah Saat Berpuasa, Baca Pemicunya

Jangan Biarkan Rambut Berketombe Bikin Gerah Saat Berpuasa, Baca Pemicunya

Lifestyle | Selasa, 07 Mei 2019 | 16:20 WIB

Kondisi Langka, Perempuan Ini Percaya Kalau Nama Punya Rasa

Kondisi Langka, Perempuan Ini Percaya Kalau Nama Punya Rasa

Lifestyle | Kamis, 31 Januari 2019 | 10:29 WIB

Atasi Eksim? Tiga Obat Ini Bisa Diracik Sendiri di Rumah

Atasi Eksim? Tiga Obat Ini Bisa Diracik Sendiri di Rumah

Health | Rabu, 23 Januari 2019 | 12:19 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×