Kemenkes : Pemblokiran Iklan Rokok Efektif Turunkan Angka Perokok Pemula

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 18 Juni 2019 | 18:15 WIB
Kemenkes : Pemblokiran Iklan Rokok Efektif Turunkan Angka Perokok Pemula
Ilustrasi pemblokiran iklan rokok efektif turunkan angka perokok pemula. (Shutterstock)

Suara.com - Prevalensi perokok muda di Indonesia terus meningkat. Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa jumlah perokok muda mencapai 9,1 persen. Angka ini meningkat sebesar 1,9 persen dari prevalensi di 2013 yang mencapai 7,2 persen.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, Siswanto, mengatakan bahwa prevalensi perokok muda bisa diturunkan, salah satunya dengan pemblokiran iklan rokok di internet. Langkah ini pun sudah dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) selama beberapa hari setelah Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menyurati Kominfo.

"Menurut saya (pemblokiran iklan rokok) efektif untuk perokok pemula. Tapi seberapa besar efektivitasnya kita belum bisa hitung karena baru berlangsung beberapa hari," ujar Siswanto dalam temu media Peringatan Hari Tanpa Tembakau di Balitbangkes, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Siswanto menambahkan, lebih efektif lagi jika pelarangan iklan rokok tak hanya dilakukan di internet tapi juga di media lainnya seperti televisi bahkan ruang publik. Alasannya, pengaruh iklan rokok sangat besar dalam menciptakan perilaku merokok di kalangan remaja.

"Dampak iklan untuk perokok pemula, korelasinya tinggi. Iklan rokok dikaitkan dengan lifestyle, kejantanan, dan imej bahwa pemuda harus mencari jati diri dan mengasah keberanian. Itu sangat berpengaruh," imbuhnya.

Selain pelarangan iklan rokok, Siswanto juga menyinggung upaya kenaikan cukai rokok yang menurutnya juga dapat menekan jumlah perokok pemula. Siswanto mengatakan ketika cukai rokok naik, maka harga rokok pun ikut naik sehingga permintaan dapat menurun.

"Studi yang Balitbangkes lakukan dengan UI mengenai dampak peningkatkan cukai terhadap penurunan konsumsi rokok memang positif. Tapi angkanya itu tidak hanya cukup 15 persen. Minimal dua kali lipat karena pada perokok pemula secara ekonomi kalau harga ditinggikan, demand akan turun. Tapi mungkin kalau untuk perokok lama tidak terlalu signifikan karena sudah adiksi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Perokok, 6 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Paru-Paru Lho!

Dear Perokok, 6 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Paru-Paru Lho!

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 13:31 WIB

Iklan Rokok Diblokir di Media Online, Rudiantara Minta Bertemu Menkes

Iklan Rokok Diblokir di Media Online, Rudiantara Minta Bertemu Menkes

Bisnis | Selasa, 18 Juni 2019 | 11:42 WIB

Facebook Indonesia Klaim Tidak Pernah Tayangkan Iklan Rokok

Facebook Indonesia Klaim Tidak Pernah Tayangkan Iklan Rokok

Tekno | Jum'at, 14 Juni 2019 | 19:45 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB