Bukan Pria, Wanita Perokok 13 Kali Lebih Rawan Serangan Jantung Mematikan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 26 Juni 2019 | 18:30 WIB
Bukan Pria, Wanita Perokok 13 Kali Lebih Rawan Serangan Jantung Mematikan
Perempuan merokok. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini, perokok tidak hanya identik dengan pria. Sudah banyak wanita muda sebagai perokok aktif. Padahal wanita muda yang aktif merokok justru berisiko lebih besar terkena serangan jantung daripada pria, terutama wanita di bawah 50 tahun.

Sebuah studi dalam Journal of American College of Cardiology, dilansir dari New York Post, menyebutkan wanita perokok usia 18-49 tahun berisiko serangan jantung mematikan 13 kali lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok.

"Penelitian ini memberikan informasi baru mengenai dampak merokok terhadap serangan jantung, terutama perokok wanita," kata Dr Ever Grech, ahli jantung intervensi di South Cardiothoracic Centre South Yorkshire di Rumah Sakit Umum Utara.

Dr Ever Grech pun berharap hasil penelitian ini memberikan pengetahuan baru bagi wanita perokok untuk memikirkan risikonya terkait serangan jantung mematikan.

Kabar baiknya, wanita yang berhenti merokok akan menurunkan risiko serangan jantung secara signifikan, sama seperti wanita nonperokok.

Ilustrasi perempuan merokok pakai vape (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan merokok pakai vape (Shutterstock)

"Fakta ini tidak diragukan lagi supaya wanita perokok lebih peduli dengan kondisi kesehatan dan risikonya merokok," jelasnya.

Grech dan rekan-rekannya mempelajari data selama lima tahun pada pasien yang datang ke rumah sakit dengan kondisi mengalami penyumbatan arteri koroner utama.

Mereka membandingkan 3.343 pasien ST elevation myocardial infarction (STEMI) dengan data penduduk setempat yang masih berusia 18 tahun.

Hasilnya menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko STEMI yang lebih besar secara signifikan pada wanita daripada pria.

baca juga

Wanita perokok 6,62 kali lebih mungkin untuk mengalami serangan jantung utama, sedangkan perokok laki-laki adalah 4,40 kali lebih mungkin untuk mengalami serangan jantung utama.

Kampanye bahaya asap rokok. [shutterstock]
Kampanye bahaya asap rokok. [shutterstock]

Wanita perokok yang berusia di bawah 50 tahun berisiko lebih tinggi lagi. Data menunjukkan mereka 13,22 kali lebih mungkin mengalami serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Perokok laki-laki dalam kelompok usia yang sama disebut 8,6 kali lebih mungkin mengalami STEMI dibandingkan dengan perokok yang tidak merokok.

Para peneliti juga menemukan risiko STEMI pada wanita yang berhenti merokok selama setidaknya satu bulan turun kembali ke golongan wanita bukan perokok.

Grech pun menduga peningkatan risiko STEMI pada wanita usia muda akan berdampak pada hormon estrogennya. Efek merokok memberikan dampak buruk yang sangat kuat pada hormon estrogen wanita muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ini Mati Suri Selama 27 Menit, Ini yang Dialaminya Menurut Sains

Wanita Ini Mati Suri Selama 27 Menit, Ini yang Dialaminya Menurut Sains

Health | Selasa, 25 Juni 2019 | 17:40 WIB

Mati Suri karena Serangan Jantung, Wanita Ini Tulis Pesan: Ini Nyata

Mati Suri karena Serangan Jantung, Wanita Ini Tulis Pesan: Ini Nyata

Health | Selasa, 25 Juni 2019 | 15:10 WIB

Begini Cara Rokok Membuat Penampilan Pemakainya Jadi Lebih Tua

Begini Cara Rokok Membuat Penampilan Pemakainya Jadi Lebih Tua

Health | Jum'at, 21 Juni 2019 | 10:54 WIB

Terkini

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Crunchyroll Dapat Hak Distribusi Internasional Film Baru Makoto Shinkai

Crunchyroll Dapat Hak Distribusi Internasional Film Baru Makoto Shinkai

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027

Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:15 WIB

BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN

BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Hafalan Surah Ad-Dhuha Jadi Gimmick Promosi Miras, Polisi Diminta Usut Dugaan Penistaan Agama

Hafalan Surah Ad-Dhuha Jadi Gimmick Promosi Miras, Polisi Diminta Usut Dugaan Penistaan Agama

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:13 WIB

17 Rekomendasi Doorprize Malam Puncak 17 Agustus yang Memuaskan

17 Rekomendasi Doorprize Malam Puncak 17 Agustus yang Memuaskan

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri dan Pengumuman Pemerintah

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri dan Pengumuman Pemerintah

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek

Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa

Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru

Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:08 WIB

×