Benarkah Memanaskan Sayur Bayam 2 Kali Picu Kanker? Ini Buktinya!

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 27 Juni 2019 | 17:15 WIB
Benarkah Memanaskan Sayur Bayam 2 Kali Picu Kanker? Ini Buktinya!
Ilustrasi sayur bening bayam. (Shutterstock)

Suara.com - Di Indonesia, sayur bayam mungkin sudah tidak asing lagi karena sering menjadi menu makanan rumahan. Selain cara membuatnya yang mudah, sayur bayam tidak mudah bau dan bisa dipanaskan kapan saja.

Sayangnya, memanaskan sayur bayam dua kali atau berkali-kali justru tidak disarankan. Beberapa orang juga berpikiran memanaskan sayur bayam berkali-kali memicu kanker

Melansir dari cooking.stackexchange.com, memanaskan sayur bayar dapat menyebabkan produksi nitrit.
Perlu dipahami bahwa bayam dan sayuran hijau lainnya mengandung konsentrasi nitrat cukup tinggi. Jumlahnya tergantung varietas, musim, kondisi tanah dan air di tempat sayuran tersebut ditanam.

Sebenarnya nitrat dalam sayur bayam sendiri tidak berbahaya, tetapi bisa dikonversi menjadi nitrit dan nitrosamin. Nitrit itulah yang bisa bereaksi dengan senyawa lain dalam tubuh dan membentuk karsinogen, senyawa penyebab kanker.

Hal ini terjadi karena enzim di dalam bakteri yang telah mengubah nitrat menjadi nitrit. Apalagi jika sayur bayam dipanaskan berulang kali.

bayam
bayam (shutterstock)

Nitrit memang tidak berbahaya, tetapi harus dihindari oleh bayi hingga usia 6 bulan. Karena sayur bayam yang sudah dipanaskan ini bisa memengaruhi kemampuan darah untuk mengangkat oksigen dengan mengubah hemoglobin dan protein dalam darah yang menjadi methaemoglobin.

Jadi, memanaskan sayur bayam berkali-kali sebenarnya tidak akan menyebabkan kanker atau masalah kesehatan lain. Asalkan Anda memanaskannya tidak terlalu lama dan tidak dalam suhu tinggi.

Karena memanaskan sayur bayam lebih berdampak pada hilangnya kandungan nutrisi dan vitamin dalam sayuran tersebut.

Melansir dari hellosehat.com, memanaskan makanan apapun sampai berkali-kali dapat menghilangkan zat gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, termasuk bayam. Hal ini membuat Anda sia-sia mengonsumsi bayam karena tidak mendapatkan nutrisinya.

baca juga

Banyak zat gizi, seperti vitamin dan mineral, dalam sayuran tidak tahan dengan panas, sehingga bisa hilang jika terus terkena panas. Selain itu, panas juga dapat mengubah struktur kimia dalam bahan makanan sehingga membuat makanan menjadi sulit dicerna oleh tubuh (untuk beberapa makanan tertentu).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nitrit Lebih Mematikan dari Bakteri? 5 Fakta Mengerikan di Balik 1.315 Siswa Keracunan  MBG

Nitrit Lebih Mematikan dari Bakteri? 5 Fakta Mengerikan di Balik 1.315 Siswa Keracunan MBG

Your Say | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 05:15 WIB

5 Manfaat Bayam, Benarkah Bisa Perpanjang Usia dan Lindungi Otak?

5 Manfaat Bayam, Benarkah Bisa Perpanjang Usia dan Lindungi Otak?

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 20:15 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 3 Risiko Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Ikan Asin

Jangan Diabaikan, Ini 3 Risiko Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Ikan Asin

Your Say | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 08:57 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 4 Bahaya Memanaskan Makanan Berulang Kali

Jangan Diabaikan, Ini 4 Bahaya Memanaskan Makanan Berulang Kali

Your Say | Selasa, 11 April 2023 | 16:07 WIB

5 Tips Menghangatkan Makanan, Maksimal Boleh Berapa Kali?

5 Tips Menghangatkan Makanan, Maksimal Boleh Berapa Kali?

Lifestyle | Selasa, 01 November 2022 | 15:01 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB