5 Fakta Skizofrenia, Gangguan Jiwa Perempuan Pembawa Anjing ke Masjid

M. Reza Sulaiman

Selasa, 02 Juli 2019 | 16:15 WIB
5 Fakta Skizofrenia, Gangguan Jiwa Perempuan Pembawa Anjing ke Masjid
Bidik layar video viral wanita pembawa anjing marah-marah di dalam masjid. (istimewa)

Suara.com - 5 Fakta Skizofrenia, Gangguan Jiwa yang Dimiliki Perempuan Pembawa Anjing ke Masjid

Polisi menyebut perempuan yang membawa anjing ke Masjid Al Munawaroh di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mengalami gangguan jiwa.

Kepala Rumah Sakit Polri, Brigadir Jenderal Polisi Musyafak mengatakan diagnosis skizofrenia muncul setelah pemeriksaan dan pengecekan riwayat kesehatan pelaku oleh keluarga.

"Kami tidak hanya menerima informasi dari pihak keluarga dalam hal ini suaminya, kami juga mendatangkan dokter ahli jiwa yang menangani dan memang dari hasil pengalaman penyakit dahulu ditangani dokter tersebut. Kemudian penanganan dari ahli kami, kami bisa simpulkan penyakit skizofrenia," ungkapnya di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2019).

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa yang paling sering disalahpahami. Sebabnya, penggambaran soal skizofrenia di film ataupun televisi kerap memperlihatkan adegan kekerasan yang dilakukan pengidap skizofrenia.

Dilansir laman Hello Sehat, berikut fakta-fakta penting soal penyakit skizofrenia:

1. Pengidap skizofrenia tidak melakukan kekerasan

Walaupun penderita skizofrenia bisa secara tiba-tiba melakukan tindakan tak terduga pada beberapa kondisi tertentu. Akan tetapi, tindakan tersebut biasanya bukanlah kekerasan, kejahatan, ataupun hal-hal berbau negatif lainnya. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Law and Human Behaviour di tahun 2014, menemukan fakta penting tentang skizofrenia.

Hasil penelitian tersebut memuat bahwa dari sekitar 429 tindak kejahatan dan non-kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang dengan penyakit kejiwaan apa pun, hanya 4 persen atau sekitar 17 kasus yang disebabkan oleh pengidap skizofrenia.

baca juga

Terlepas dari kondisi kejiwaan seseorang, sebagian besar kasus kriminal umumnya disebabkan oleh penggunaan obat-obatan terlarang, kemiskinan, pengangguran, dan lain sebagainya yang jarang berkaitan dengan kejiwaan. Singkatnya, memiliki skizofrenia tidak lantas membuat seseorang menjadi berbahaya dan harus dijauhi.

Ilustrasi gangguan jiwa. (Shutterstock)
Ilustrasi gangguan jiwa. (Shutterstock)

2. Skizofrenia bisa dikendalikan

Sampai saat ini, memang belum ada obat yang benar ampuh untuk mengobati skizofrenia sampai sembuh total. Namun setidaknya, masih ada pengobatan dan perawatan rutin untuk mencegah skizofrenia agar tidak sering kambuh.

Melansir dari laman Mayo Clinic, konsumsi obat-obatan antipsikotik serta melakukan psikoterapi, dapat membantu mengelola kondisi skizofrenia. Psikoterapi bisa dibilang sebagai salah satu komponen utama dalam pengobatan skizofrenia.

Terapi ini akan melatih kemampuan diri pengidap skizofrenia, sehingga bisa tetap memiliki kehidupan yang produktif dan mandiri. Di samping itu, dukungan dari orang-orang sekitar turut menyumbang energi positif untuk mengelola kondisi kesehatan orang dengan skizofrenia.

3. Skizofrenia lebih banyak dialami oleh laki-laki ketimbang perempuan

Data dari WHO menunjukkan bahwa ada sekitar 23 juta orang di seluruh dunia yang mengalami skizofrenia. Dari total tersebut, sebanyak 12 juta penderita adalah laki-laki, sementara 9 juta sisanya adalah wanita. Para pakar kesehatan pun masih belum dapat memberi penjelasan lebih mendalam mengenai hal ini.

Meski begitu, ada salah satu teori yang menjelaskan fakta tentang skizofrenia ini. Ternyata, kadar hormon estrogen yang tinggi dalam tubuh wanita ikut terlibat dalam membantu mencegah ketidakseimbangan neurotransmitter (zat kimia di dalam otak). Misalnya dopamine dan glutamat yang turut terlibat dalam skizofrenia.

Ilustrasi lelaki menderita skizofrenia. [Shutterstock]
Ilustrasi lelaki menderita skizofrenia. [Shutterstock]

4. Pengidap skizofrenia hanya punya 1 kepribadian

Skizofrenia adalah gangguan kejiwaan yang membuat pengidapnya tidak bisa membedakan mana yang kenyataan dan mana khayalan alias imajinasi. Meski begitu, skizofrenia tidak sama dengan kepribadian ganda maupun banyak kepribadian (multiple personalities).

Lagi-lagi, skizofrenia hanya akan mengakibatkan pengidapnya mengalami halusinasi dan delusi karena adanya gangguan pada proses berpikir, berkomunikasi, serta berperilaku. Sedangkan orang yang punya dua kepribadian atau lebih, biasanya akan menunjukkan perbedaan sikapnya secara bergantian.

5. Tidak semua pengidap skizofrenia mengalami gejala yang sama

Kebanyakan dari Anda mungkin berpikir bahwa gejala skizofrenia yang dialami semua penderitanya selalu sama. Faktanya, semua pengidap skizofrenia sebenarnya unik. Mengapa?

Karena ada penderita yang bisa mengalami psikosis akut, sementara yang lainnya mungkin hanya mengalami halusinasi atau delusi saja. Ini karena skizofrenia adalah masalah kejiwaan yang memungkinkan kondisinya berkembang dengan cara yang berbeda pada setiap penderitanya.

Intinya, dari sekian banyak tanda dan gejala skizofrenia, tidak semuanya dialami oleh penderita. Sebaliknya, ada juga penderita skizofrenia yang mengalami hampir atau bahkan seluruh gejalanya.

Jadi jangan terlalu cepat menjudge seseorang memiliki masalah kejiwaan, karena pengidap skizofrenia memiliki definisi tertentu yang diyakini tidak akan melakukan kekerasan sehingga tidak perlu ditakuti atau dijauhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Dalami Rekam Jejak Kejiwaan Perempuan Pembawa Anjing di Masjid

Polisi Dalami Rekam Jejak Kejiwaan Perempuan Pembawa Anjing di Masjid

Jabar | Senin, 01 Juli 2019 | 15:16 WIB

Halusinasi Hingga Sering Curiga, Ciri Utama Gangguan Jiwa Skizofrenia

Halusinasi Hingga Sering Curiga, Ciri Utama Gangguan Jiwa Skizofrenia

Health | Jum'at, 24 Mei 2019 | 17:10 WIB

Rumah Berdaya, Tempat Rehabilitasi dan Interaksi Penderita Skizofrenia

Rumah Berdaya, Tempat Rehabilitasi dan Interaksi Penderita Skizofrenia

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 15:12 WIB

Terkini

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 09:52 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

×