Pernikahan Sedarah di Bulukumba, Risiko Cacat Lahir Hantui Calon Anak

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 03 Juli 2019 | 08:09 WIB
Pernikahan Sedarah di Bulukumba, Risiko Cacat Lahir Hantui Calon Anak
Ilustrasi pernikahan sedarah [shutterstock]

Suara.com - Pernikahan Sedarah di Bulukumba, Risiko Cacat Lahir Hantui Calon Anak

Pernikahan sedarah antara kakak dan adik di Bulukumba, Sulawesi Selatan, membuat heboh. Pasalnya, istri sah pengantin lelaki melaporkan kasus ini ke polisi.

"Saya lihat video resepsi pernikahan Ansar dengan adiknya sendiri di Kalimantan. Selain itu, ada juga surat pernyataan dari mertua saya atau ayah kandung mereka. Pernikahan itu digelar karena adiknya sudah hamil duluan oleh Ansar," jelas Hervina.

Pernikahan sedarah saat ini memang menjadi hal yang tabu. Namun laman Psychology Today menulis, sejarah pernikahan sedarah ada di banyak kebudayaan dunia.

Ketika kedokteran modern muncul, barulah pernikahan sedarah ditinggalkan. Salah satu faktor utamanya adalah risiko cacat lahir alias kelainan bawaan yang muncul pada anak hasil pernikahan sedarah.

Dr. Harold Herzog, pakar psikologi dan antropologi dari University of Tennessee, mengatakan penelitian ilmiah sudah membuktikan bahaya pernikahan sedarah bagi calon anak.

Ilustrasi pernikahan. (Unsplash/Thomas AE)
Ilustrasi pernikahan. (Unsplash/Thomas AE)

Penelitian yang dilakukan di Cekoslowakia menyebut 42 persen anak hasil pernikahan sedarah mengalami cacat lahir parah dan meninggal ketika dilahirkan. 11 Persen lainnya juga mengalami risiko keterbelakangan mental.

Hasil ini jauh lebih tinggi daripada risiko cacat lahir pada populasi umum, yang tidak lebih dari 6 persen.

Studi lainnya menyebut anak hasil pernikahan sedarah berisiko mengalami kelainan genetik atau mutasi genetik langka autosomal recessive disorders. Tak hanya itu, risiko mengalami masalah kejiwaan dan gangguan jiwa juga naik hingga 14 persen.

Itulah risiko cacat lahir yang bisa terjadi pada calon anak hasil pernikahan sedarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Pernikahan Saudara Kandung di Sulawesi Selatan, Apa Risikonya?

Heboh Pernikahan Saudara Kandung di Sulawesi Selatan, Apa Risikonya?

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 20:34 WIB

Studi: Anak dengan Cacat Lahir 12 Kali Berisiko Menderita Kanker

Studi: Anak dengan Cacat Lahir 12 Kali Berisiko Menderita Kanker

Health | Jum'at, 21 Juni 2019 | 15:56 WIB

Makin Cantik saat Ketemu Lebaran, Kenali Dulu Risiko Menikah dengan Sepupu

Makin Cantik saat Ketemu Lebaran, Kenali Dulu Risiko Menikah dengan Sepupu

Health | Kamis, 13 Juni 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB