Viral Pria Gangguan Jiwa Akibat Kecanduan Ponsel, Kok Bisa?

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:45 WIB
Viral Pria Gangguan Jiwa Akibat Kecanduan Ponsel, Kok Bisa?
Ilustrasi stres, depresi [shutterstock]

Suara.com - Beberapa hari lalu viral di media sosial seorang pemuda bernama Wawan Gim mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan bermain ponsel.

Wawan Gim pun harus tinggal di yayasan rehabilitasi gangguan jiwa, Yayasan Rehabilitasi Jamrud Biru, Bekasi. Kondisi Wawan yang mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan ponsel ini diunggah oleh Instagram @makassar_iinfo yang mengutip dari YouTube Daai TV.

Dalam video yang beredar Wawan Gim terlihat sama sekali tidak bisa berkomunikasi dan merespons orang di sekitarnya. Matanya selalu fokus menatap kedua tangannya yang terus bergerak seolah sedang bermain gadget.

Pendiri Yayasan Jamrud Biru, Hartono pun mengaku tidak bisa menghentikan gerakan tangan dan mengalihkan fokus Wawan. Ia lantas menceritakan pertama kali mengetahui Wawan gangguan jiwa akibat kecanduan ponsel.

Awalnya, Hartono mencoba memberikan ponsel rusak ke tangan Wawan. Tetapi, tangan Wawan terus bergerak dan ketika ponsel diambil pun gerakan tangan Wawan tetap tidak berhenti.

Sebenarnya, kasus seseorang mengalami gangguan jiwa maupun mengidap penyakit tertentu akibat kecanduan ponsel sudah bukan satu atau dua kali ini terjadi.

Wawan, pria yang kecanduan bermain gadget (Youtube/DAAI TV Indonesia)
Wawan, pria yang kecanduan bermain gadget (Youtube/DAAI TV Indonesia)

Di era yang serba digital ini membuat banyak orang bergantung dengan ponsel, termasuk anak-anak. Bahkan beberapa orang tua sengaja memberi anak mereka gadget asalkan bisa lebih diam dan tenang.

Nyatanya melansir dari Forbes, sekitar 48 persen orang yang menghabiskan waktunya di layar ponsel selama 5 jam atau lebih berisiko mengalami gangguan mental hingga ingin bunuh diri akibat depresi.

Berbeda dengan anak-anak yang membatasi diri bermain ponsel dan lebih sering olahraga dan bersosialisasi dengan orang di sekitarnya. Mereka justru lebih berisiko rendah mengalami gangguan mental atau keinginan bunuh diri.

baca juga

Menurut penelitian dari Duke University Amerika Serikat dikutip dari hellosehat.com, anak remaja yang terlalu sering bermain ponsel akan mengalami masalah perilaku dan gejala dari ADHD atau attention-deficit hyperactivity disorder.

Penelitian ini juga melibat 151 remaja untuk mencari tahu hubungan kesehatan mental dengan lamanya mereka bermain ponsel. Hasilnya, mereka yang lebih sering main ponsel cenderung mudah berbohong, berkelahi dan berperilaku buruk.

Ternyata, tanpa disadari terlalu sering bermain ponsel membuat seseorang kehilangan kontrol diri yang baik. Mereka menjadi lebih sulit mengendalikan perilaku dan emosinya yang akhirnya berakibat buruk pada kesehatan mentalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Bukan Soal Mindset: Pengangguran, Eksploitasi, dan Krisis Kesehatan Mental

Bukan Soal Mindset: Pengangguran, Eksploitasi, dan Krisis Kesehatan Mental

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Batas Tipis Jaga Mental Health dan Hilang Empati, Kapan Self-Care Berubah Jadi Masalah?

Batas Tipis Jaga Mental Health dan Hilang Empati, Kapan Self-Care Berubah Jadi Masalah?

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Kekerasan Spiritual di Gereja Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental

Kekerasan Spiritual di Gereja Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Kalbar Tembus 4.323, Skizofrenia Mendominasi

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Kalbar Tembus 4.323, Skizofrenia Mendominasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia Lewat Konser YE alias Kanye West di GBK

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia Lewat Konser YE alias Kanye West di GBK

Entertainment | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:29 WIB

10 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini 7 Momentum Penting yang Perlu Diketahui

10 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini 7 Momentum Penting yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital

Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

×