Cuci Tangan Baiknya Pakai Hand Sanitizer atau Sabun, Ini Kata Dokter

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Senin, 22 Juli 2019 | 12:07 WIB
Cuci Tangan Baiknya Pakai Hand Sanitizer atau Sabun, Ini Kata Dokter
Ilustrasi cuci tangan dengan hand sanitizer. (Shutterstock)

Suara.com - Cuci Tangan Baiknya Pakai Hand Sanitizer atau Sabun, Ini Kata Dokter

Selain cuci tangan menggunakan sabun, penggunaan hand sanitizer juga dianggap penting sebagai salah satu cara untuk menjaga kebersihan tangan.

Penggunaan hand sanitizer pun cukup mudah dan bisa dilakukan di mana saja, sehingga hand sanitizer sering menjadi pilihan banyak orang untuk membersihkan tangan.

Lalu, apakah jika sudah cuci tangan menggunakan hand sanitizer tak perlu lagi cucu tangan pakai sabun?

Terkait hal ini, dr. Dewi Ema Anindia mengungkap jika hand sanitizer tetap tidak bisa menggantikan cuci tangan menggunakan sabun. Khususnya jika jelas-jelas ada kotoran yang menempel di tangan seperti bekas sambal atau tanah.

"Kalo berdasarkan Center for Disease Control (CDC), kalau tangan ada kotoran yang terlihat, tetap harus pakai air mengalir dan sabun. Tapi kalau tidak ada kotoran, dari toilet atau dari jalan mau makan, baru boleh boleh pakai hand sanitizer," ungkap dia dalam acara Puluncuran Jasmine Tea belum lama ini.

Hal ini, lanjut dia, dikarenakan hand sanitizer memiliki kemampuan untuk membersihkan kuman-kuman yang tak terlihat. Bahkan, diakui dr. Dewi, hand sanitizer mampu menghilangkan kuman hingga 99 persen.

Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (Shutterstock)
Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (Shutterstock)

Cara pakainya pun cukup praktis, tinggal disemprotkan atau dituangkan ke tangan tanpa bilas dengan air. Lantas, bagaimana dengan aroma yang sering ada di hand sanitizer? Apakah aman untuk kesrhatan dan juga kondisi kulit?

Lebih lanjut, dr. Dewi mengatakan jika aroma hand sanitizer tidak memberikan efek apapun terhadap fungsinya. Justru, aroma ini membuat tangan lebih segar dan semakin disenangi oleh penggunanya.

baca juga

Misalnya pada varian terbaru hand sanitizer Antis dengan aroma teh melati yang diciptakan sebagai kesegaran baru bagi masyarakat, yang ingin terbebas dari kuman dan menghilangkan bau tidak sedap di tangan.

"Pada kulit, jika terlalu sering menggunakan hand sanitizer memang bisa menyebabkan kulit lebih kering, tapi khusus pada hand sanitizer yang ada kandungan alkoholnya. Makanya, sebaiknya kalau pemakaian harian, pilih yang tidak menggunakan kandungan alkohol," ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Hepatitis A di Pacitan, Dokter Tekankan Pentingnya Cuci Tangan

Heboh Hepatitis A di Pacitan, Dokter Tekankan Pentingnya Cuci Tangan

Health | Sabtu, 29 Juni 2019 | 19:00 WIB

Jangan Pakai Hand Sanitizer, Tingkatkan Risiko Osteoporosis pada Wanita

Jangan Pakai Hand Sanitizer, Tingkatkan Risiko Osteoporosis pada Wanita

Health | Kamis, 27 Juni 2019 | 15:25 WIB

Amankah Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring? Ini Kata Dokter

Amankah Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring? Ini Kata Dokter

Health | Rabu, 06 Maret 2019 | 17:20 WIB

Terkini

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

×