Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Anda Kebanyakan Makan

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Jum'at, 26 Juli 2019 | 06:05 WIB
Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Anda Kebanyakan Makan
Ilustrasi kebanyakan makan bisa berisiko banyak gangguan kesehatan. (Shutterstock)
Ilustrasi: Perut kembung karena banyak gas akibat kebanyakan makan. (Shutterstock)
Ilustrasi: Perut kembung karena banyak gas akibat kebanyakan makan. (Shutterstock)

Menelan udara ini dapat meningkat jika Anda minum minuman berkarbonasi saat makan. Tubuh juga menghasilkan gas ketika makanan dicerna. Karena itu, sampai udara menemukan jalan keluar, Anda mungkin merasa tidak nyaman.

Untuk menghindari hal ini atau setidaknya mengurangi jumlah udara yang mencapai perut Anda, disarankan agar Anda makan perlahan dan mengunyah makanan Anda dengan baik.

4. Mudah merasa gelisah

Ada kepercayaan umum bahwa kebanyakan makan bisa membuat Anda mengantuk, tetapi kenyataannya adalah jika Anda makan berlebihan, bisa membuat Anda merasa gelisah dan tidak bisa tidur. 

Ilustrasi: gelisah karena perut merasa tak nyaman akibat kebanyakan makan. [Shutterstock]
Ilustrasi: gelisah karena perut merasa tak nyaman akibat kebanyakan makan. [Shutterstock]

Jika makanan yang Anda makan tinggi karbohidrat (seperti pasta atau pai), bahkan jika Anda tertidur tepat waktu, pada malam hari ketika kadar gula dalam tubuh turun, Anda mungkin bangun lapar lagi.

Hal terbaik yang harus dilakukan untuk menghindari situasi seperti ini adalah berhenti makan sebelum tidur. Tetapi jika Anda sudah melakukan kesalahan, maka membuat kamar gelap dan menyalakan AC bisa membantu Anda untuk tidur dan meredakan kegelisahan.

5. Kepala pusing

Pusing adalah sesuatu yang juga dapat terjadi saat Anda kebanyakan makan. Ini karena untuk mencerna makanan, metabolisme mempercepat dan begitu pula detak jantung.

Ilustrasi: Kepala pusing akibat kebanyakan makan. (Shutterstock)
Ilustrasi: Kepala pusing akibat kebanyakan makan. (Shutterstock)

Sekali lagi, tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengimbangi perasaan ini.

Untuk merasa lebih nyaman, minumlah banyak cairan dan istirahat sampai perasaan mereda.

6. Mudah jengkel dan tidak bisa berkonsentrasi

Merasa gugup dan jengkel atau mengalami kesulitan berkonsentrasi bisa terjadi setelah makan berlebihan atau kebanyakan makan.

Pasalnya saat Anda makan berlebihan, tubuh melepaskan hormon insulin untuk menyimpan kelebihan gula.

Ilustrasi jengkel dan sulit konsentrasi akibat kebanyakan makan. (Shutterstock)

Kelebihan gula ini akan digunakan oleh tubuh ketika gula darah Anda rendah atau ketika Anda membutuhkan lebih banyak energi di antara waktu makan atau selama olahraga.

Kondisi ini menyebabkan kadar gula dalam tubuh turun drastis, memberi Anda semua jenis perasaan tidak menyenangkan yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Terakhir Jam 2 Siang Bikin Berat Badan Cepat Turun, Yakin Bisa?

Makan Terakhir Jam 2 Siang Bikin Berat Badan Cepat Turun, Yakin Bisa?

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 17:35 WIB

Makan Paha atau Dada Ayam, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Makan Paha atau Dada Ayam, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:44 WIB

Benarkah Manusia Harus Minum 2 Liter Per Hari? Ternyata Begini Faktanya!

Benarkah Manusia Harus Minum 2 Liter Per Hari? Ternyata Begini Faktanya!

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB