Waspada! Pria Alami Sperma Kosong hingga Sulit Punya Buat Hati, Dokter Ungkap Sebabnya

Husna Rahmayunita | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2025 | 10:43 WIB
Waspada! Pria Alami Sperma Kosong hingga Sulit Punya Buat Hati, Dokter Ungkap Sebabnya
Ilustrasi sperma kosong atau azoospermia. (Pixabay/derneumann)
  • Menurut data 10-15 persen pria infertil mengalami azoospermia, yaitu kondisi sperma kosong dalam air mani.
  • Sekitar 30 persen infertilitas pasangan usia produktif di Indonesia disebabkan oleh faktor pria karena gaya hidup tidak sehat.
  • Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang mampu mengembalikan jumlah sperma kosong.

Suara.com - Jika berpikir masalah infertilitas atau kemandulan hanya dibebankan pada perempuan, pemikiran itu sebaiknya ditinggalkan. Ini karena data menunjukkan 10 hingga 15 persen pria infertil mengalami azoospermia atau sperma kosong.

Data ini sudah dipublikasikan laman National Library of Medicine pada November 2023. Dikatakan dari total pasangan di dunia, 15 persen di antaranya mengalami infertilitas. Pria juga turut memainkan peran penting penyumbang gangguan kesuburan pada pasangan.

Ini karena dari total populasi, satu persen pria mengalami infertilitas yang disebabkan berbagai faktor termasuk gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, makanan tinggi gula dan pengawet, hingga kurang tidur.

Azoospermia adalah kondisi sperma kosong, di mana tidak ditemukan satu pun sperma dalam air mani.

Dokter Spesialis Andrologi di Eka Hospital Grand Family PIK, dr. Christian Christoper Sunnu, Sp.And menjelaskan azoospermia adalah masalah medis serius yang membuat program kehamilan mustahil terjadi. Sayangnya, kebanyakan pasien tidak menyadari kondisi ini.

“Azoospermia atau sperma kosong adalah kondisi medis serius. Banyak pasien tidak menyadari karena secara fisik tampak sehat, namun saat diperiksa ternyata tidak ditemukan sperma sama sekali,” ujar dr. Christian di Jakarta beberapa waktu lalu.

Di Indonesia sendiri, sekitar 4 hingga 6 juta pasangan usia produktif mengalami infertilitas. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen disebabkan oleh faktor pria. Ironisnya, dalam setengah abad terakhir jumlah sperma pria di dunia juga tercatat menurun lebih dari 50 persen.

Menurut dr. Christian, gaya hidup berperan besar dalam penurunan kualitas dan jumlah sperma. Apalagi testis sebagai satu-satunya organ yang memproduksi sperma, merupakan organ yang sensitif sehingga makanan tidak sehat seperti ultra processed food (UPF) hingga stres kronis bisa sangat menganggu fungsinya.

“Testis itu organ yang sangat sensitif. Sekali rusak, sangat sulit dikembalikan ke kondisi awal. Karena itu kesehatan testis harus dijaga sejak muda, bukan baru sadar setelah menikah,” jelasnya.

Azoospermia sendiri terbagi menjadi dua tipe, yakni obstruktif dan non-obstruktif. Tipe non-obstruktif yang paling sering dikaitkan dengan gaya hidup umumnya terjadi akibat gangguan produksi sperma. Kondisi ini bisa dipicu oleh rokok, konsumsi makanan tinggi gula dan pengawet, penggunaan hormon atau obat-obatan tertentu tanpa pengawasan medis, hingga infeksi seperti gondongan dan Covid-19.

Meski tersedia beberapa terapi seperti suntik hormon atau terapi sel punca, dr. Christian menegaskan hingga kini belum ada pengobatan yang mampu mengembalikan jumlah sperma dari nol menjadi normal secara penuh. Karena itu, banyak pasien azoospermia akhirnya harus menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) untuk memiliki keturunan.

Ia pun mengimbau pria untuk lebih peduli pada kesehatan reproduksi sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari rokok dan alkohol, menjaga kualitas tidur, mengelola stres, serta tidak sembarangan mengonsumsi hormon atau suplemen.

“Kesadaran adalah langkah pertama. Jangan menunggu sampai menikah atau sulit punya anak baru memeriksakan diri,” pungkas dr. Christian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Cek Sperma Jadi Prioritas dalam Program Kehamilan? Ini Kata Pakar

Kenapa Cek Sperma Jadi Prioritas dalam Program Kehamilan? Ini Kata Pakar

Health | Selasa, 08 Juli 2025 | 14:49 WIB

Tidak Ada Sperma dalam Air Mani? Kenali Azoospermia dan Cara Mengatasinya

Tidak Ada Sperma dalam Air Mani? Kenali Azoospermia dan Cara Mengatasinya

Health | Rabu, 26 Maret 2025 | 18:16 WIB

CEO Telegram Pavel Durov Jadi Donor Sperma untuk 100+ Anak, Kini Buka Program Fertilisasi Gratis

CEO Telegram Pavel Durov Jadi Donor Sperma untuk 100+ Anak, Kini Buka Program Fertilisasi Gratis

News | Selasa, 12 November 2024 | 17:01 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB