Jarang Ejakulasi Bisa Picu Kanker Prostat, Benarkah?

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 05 Agustus 2019 | 14:32 WIB
Jarang Ejakulasi Bisa Picu Kanker Prostat, Benarkah?
Ilustrasi kanker prostat. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker prostat merupakan jenis kanker dengan jumlah angka kejadian terbanyak keempat di seluruh dunia, dan kanker prostat menempati urutan kedua kanker yang diderita oleh pria di bawah kanker paru. Diperkirakan sebanyak 1,2 juta kasus baru muncul di seluruh dunia dan sebanyak 359.000 kematian disebabkan oleh kanker prostat berdasarkan Global Cancer Statistic 2018.

Di Indonesia sendiri, kanker prostat menempati urutan ke-4 dengan jumlah penderita diperkirakan 25.0112 orang. Namun sayangnya, sebagian besar pasien didiagnosis pada stadium lanjut karena deteksi dini kasus kanker prostat belum optimal di Indonesia.

Permasalahan ini terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit kanker prostat dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan, terutama pada populasi risiko tinggi. Hal tersebut sangat disayangkan, karena jika penyakit tersebut dideteksi pada stadium awal, maka tingkat keberhasilan pengobatan akan lebih tinggi.

Dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp. U (K), Ph.D., selaku Staf Medik Departemen Urologi RSCM-FKUI, mengatakan penyebab kanker prostat sendiri hingga saat ini tidak diketahui pasti. Gejala prostat tidak khas dan dapat menyerupai keluhan penyakit lainnya, sehingga seringkali baru terdeteksi pada stadium yang lebih lanjut.

Namun, ada yang mengatakan bahwa kanker prostat terjadi karena penderita jarang ejakulasi. Benarkah?

"Dengar-dengar katanya begitu ya. Tapi belum tentu juga rajin ejakulasi bisa mencegah kanker prostat. Kalau dokter pasti akan mengejek melalui masalah yang pernah dihadapi dan penelitian," ungkap dokter Agus Rizal saat ditemui Suara.com di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Senin (5/8/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan sejauh ini penelitian yang menyatakan secara tepat bahwa kanker prostat bisa terjadi akibat jarang ejakulasi masih belum jelas. Terkadang penelitian yang diambil juga hanya berdasarkan suatu kondisi tertentu, tidak secara menyeluruh.

"Data mengenai kaitan kanker prostat dipicu karena ejakulasi belum banyak, kalau pun ada itu tidak pasti. Hanya ada satu jurnal tapi masih kontroversi," bebernya.

Justru ada hal ganjil yang perlu dipertanyakan mengenai jurnal tersebut, sambung dokter Agus Rizal. "Apakah ada orang yang mau diteliti tentang rutinitas ejakulasinya? Berapa seminggu mereka ejakulasi kemudian dibandingkan dengan orang lain. Maka tidak bisa disimpulkan begitu saja," jawabnya panjang lebar.

baca juga

Akan tetapi yang pasti, lanjutnya, kanker terjadi karena penumpukkan zat karsinogenik. "Penumpukan zat yang tidak bisa dikeluarkan itulah yang menjadi sel kanker. Namun, jangan kaget bila suatu saat nanti terbukti jika jarang ejakulasi bisa mengakibatkan kanker prostat karena prediksinya sudah ada saat ini," tutup dokter Agus Rizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jarang Diketahui, Ini Tanda-tanda Infertilitas pada Pria!

Jarang Diketahui, Ini Tanda-tanda Infertilitas pada Pria!

Health | Sabtu, 27 Juli 2019 | 17:10 WIB

Idap Kanker Prostat yang Menyebar ke Otak, Pria Ini Sembuh Setelah Radiasi

Idap Kanker Prostat yang Menyebar ke Otak, Pria Ini Sembuh Setelah Radiasi

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 19:05 WIB

Cepat Ejakulasi Saat Hubungan Intim, Ternyata Begini Kondisi Psikologisnya

Cepat Ejakulasi Saat Hubungan Intim, Ternyata Begini Kondisi Psikologisnya

Health | Sabtu, 29 Juni 2019 | 13:00 WIB

Terkini

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×