Cepat Ejakulasi Saat Hubungan Intim, Ternyata Begini Kondisi Psikologisnya

Agung Pratnyawan, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 29 Juni 2019 | 13:00 WIB
Cepat Ejakulasi Saat Hubungan Intim, Ternyata Begini Kondisi Psikologisnya
Ilustrasi hubungan seks. (Shutterstock)

Suara.com - Hubungan seksual termasuk kegiatan penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Anda pasti pernah menemui atau mendengar keretakan rumah tangga karena hubungan seks yang tidak memuaskan.

Dalam hal ini pria dan wanita harus saling berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam kehidupan seksual demi menjaga rumah tangga.

Karena tidak hanya pria, wanita pun bisa merasa tidak puas dengan hubungan seksualnya bersama pasangan. Salah satu yang sering menjaga kegundahan wanita jika pasangan ejakulasi terlalu cepat.

Sebenarnya ada banyak faktor yang menyebabkan pria cepat ejakulasi saat berhubungan seks. Tetapi, kondisi ini juga bisa dipengaruhi dan diatasi secara psikologis.

Dr Dedy Susanto, seorang dokter psikologis pernah membagikan penyebab dan cara mengatasi ejakulasi dini melalui channel Youtube pribadinya, Kuliah Psikologi.

Ilustrasi masakan ejakulasi pria (shutterstock)
Ilustrasi masakan ejakulasi pria (shutterstock)

Menurutnya, nafsu seks sama halnya dengan nafsu makan dan lainnya. Secara psikologis, orang yang sering ejakulasi dini saat hubungan seks karena tidak bisa mengontrol nafsunya.

Karena tidak bisa mengontrol nafsu, pria tersebut menjadi terburu-buru dalam menikmati hubungan seksualnya hingga terjadi ejakulasi cepat.

"Kalau perasaan bisa kontrol pikiran lebih baik, bisa lebih sabar maka tidak akan terjadi ejakulasi dini," kata dr Deddy Susanto.

Ia pun menyarankan agar seseorang yang mengalami kondisi seperti ini melatih perasaannya untuk mengontrol nafsu. Bermula dari mengontrol nafsu makan yang nantinya akan memengaruhi nafsu atau ritme berhubungan seks.

baca juga

Caranya, seseorang harus menahan diri dan mencoba menikmati makanan yang paling disukai atau membuatnya sangat bernafsu. Berdasarkan psikologis, cara ini bisa melatih kesabaran seseorang.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

"Jadi, trik supaya kamu tidak ejakulasi dini secara psikologis adalah kamu cari tahu makanan kesukaan kamu, kamu mulai berlatih ketika kamu konsumsi makanan kesukaan kamu. Coba kamu kontrol cara makanmu itu makan pelan-pelan, nggak yang beringas," ujarnya.

Jika Anda tidak memiliki makanan yang paling disukai. Anda bisa melatih kesabaran dan mengontrol nafsu ketika menunggu sesuatu yang diinginkan sekali.

Menurutnya, cara tersebut sedikit memengaruhi kesabaran dan ketenangan seseorang dalam berhubungan seksual.

"Menikmati makanan kesukaan dengan sabar dan pelan, itu akan memengaruhi sedikit banyaknya ke ritme hubungan seks. Ketika kamu hubungan seks tidak akan buru-buru, tapi tidak langsung terjadi ya," jelasnya.

Sebab, hal tersebut melatih seseorang agar lebih sabar dan tenang menghadapi sesuatu secara psikologis. Sehingga, alam bawah sadar akan merekam dan membuat seseorang lebih tenang saat hubungan seks.

"Karena kalau terlalu nafsuan lalu buru-buru akan membuat ejakulasi dini," tuturnya.

Dedy Susanto juga menegaskan hal ini penting untuk dilakukan karena hubungan seks yang memuaskan akan memengaruhi keharmonisan rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengkhianatan, Trauma, dan Luka Masa Kecil dalam The Silent Patient

Pengkhianatan, Trauma, dan Luka Masa Kecil dalam The Silent Patient

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 06:28 WIB

Film Laddaland Versi Indonesia Tayang 13 Agustus 2026, Pakai Pendekatan Horor yang Beda

Film Laddaland Versi Indonesia Tayang 13 Agustus 2026, Pakai Pendekatan Horor yang Beda

Entertainment | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:00 WIB

Bagaimana Backrooms dari Foto Anonim Jadi Fenomena Horor Psikologis Dunia?

Bagaimana Backrooms dari Foto Anonim Jadi Fenomena Horor Psikologis Dunia?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB

Review Backrooms: Sajikan Perjalanan Menyeramkan ke Dimensi Paralel Lain

Review Backrooms: Sajikan Perjalanan Menyeramkan ke Dimensi Paralel Lain

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:15 WIB

Review Him: Hadirkan Body Horror Psikologis di Dunia Olahraga Profesional

Review Him: Hadirkan Body Horror Psikologis di Dunia Olahraga Profesional

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:00 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:27 WIB

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:36 WIB

Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak

Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 12:20 WIB

Ulasan Film A Family: Hadirkan Drama Psikologis tentang Trauma Anak-Anak

Ulasan Film A Family: Hadirkan Drama Psikologis tentang Trauma Anak-Anak

Your Say | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tayang Paruh Kedua, Film Shaving Hadirkan Nuansa Horor Psikologis

Tayang Paruh Kedua, Film Shaving Hadirkan Nuansa Horor Psikologis

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:09 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB