Jangan Lagi Tabu soal Seks, Dokter : Konsultasi Jika Ada Disfungsi Seksual

Ade Indra Kusuma | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:48 WIB
Jangan Lagi Tabu soal Seks, Dokter : Konsultasi Jika Ada Disfungsi Seksual
Ilustrasi pasangan mengalami disfungsi seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Jangan Lagi Tabu soal Seks, Dokter : Konsultasi Jika Ada Disfungsi Seksual.

Indonesia yang mengadopsi adat ketimuran membuat masyarkat yang membicarakan seks, pasti masih dianggap tabu. Begitu juga antara suami istri tidak saling terbuka masalah seks yang dialami.

Terbukti dari hasil penelitian yang ditemukan di Indonesia disfungsi seksual atau tidak merasa puas saat berhubungan seks dialami OLEH 43 persen dialami perempuan dan 31 persen dialami lelaki.

dr Grace Valentine, Sp.OG
Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Grace Valentine, Sp.OG [Suara.com/Dini]

"Penyebab masalahnya beragam multidimensi seperti gangguan hasrat seksual, gairah, orgasme, dan nyeri," ujar dr. Grace Valentine, Sp.OG Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah-Puri Indah dalam acara diskusi media, di Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019)

Tidak memandang jenis kelamin umur disfungsi seksual dialami perempuan dan lelaki di segala umur bagi mereka yang sudah menjalani kehidupan seks dengan pasangan. Walau mayoritas dialami usia dewasa hingga menopause, mirisnya belakangan semakin banyak ditemukan masalah ini dialami pasangan usia muda.

"Pada umumnya terkena dampak adalah orang dewasa yang lebih tua, hal ini terkait dengan penurunan kesehatan atau degeneratif," tutur dokter Grace.

Ada beragam penyebab terjadinya disfungsi seksual, seperti tidak adanya hasrat seksual karena keputihan, tidak percaya diri, perubahan hormon, depresi, kelelahan, bosan hingga gaya hidup. Begitupun saat seorang perempuan kesulitan mendapatkan orgasme disebabkan beragam sebab.

"Perempuan yang tidak mendapatkan orgasme ini biasanya alami hambatan seksual, kurang pengalaman baik si perempuan maupun lelaki, faktor psikologis perempuan seperti rasa bersalah, kecemasan, trauma atay pelecehan seksual masa lalu. Stimulasi yang tidak cukup, obat-obatan hingga alami penyakit kronis," paparnya panjang lebar.

Beruntung, masalah ini bisa ditangani oleh para tenaga medis ahli dengan melakukan diagnosis, melalui konsultasi hingga pemeriksaan panggul dan tes laboratorium.

"Disfungsi ringan terkait dengan stres, rasa takut, atau kecemasan dapat berhasil diobati dengan konseling, pendidikan, dan komunikasi yang lebih baik antar pasangan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Boyke Beberkan Durasi ML agar Perempuan Bisa Orgasme, Berapa Menit?

Dokter Boyke Beberkan Durasi ML agar Perempuan Bisa Orgasme, Berapa Menit?

Health | Kamis, 08 Agustus 2019 | 21:15 WIB

RUU PKS Diminta Atur Perempuan Bisa Tolak Oral Seks

RUU PKS Diminta Atur Perempuan Bisa Tolak Oral Seks

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 08:07 WIB

Semakin Tua, Dorongan Seksual Wanita Menurun, Ini Bukti Ilmiahnya

Semakin Tua, Dorongan Seksual Wanita Menurun, Ini Bukti Ilmiahnya

Lifestyle | Selasa, 06 Agustus 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB