Dokter Boyke Beberkan Durasi ML agar Perempuan Bisa Orgasme, Berapa Menit?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Dokter Boyke Beberkan Durasi ML agar Perempuan Bisa Orgasme, Berapa Menit?
Ilustrasi: Ini durasi bercinta untuk mendapatkan orgasme. (Shutterstock)

Lama durasi bercinta sangat dipengaruhi oleh ketahanan Mr P.

Suara.com - Seberapa lama durasi melakukan penetrasi akan sangat mempengaruhi kepuasan pasangan saat melakukan hubungan seks.

Di sinilah diperlukan keperkasaan dan daya tahan lama seorang lelaki, agar perempuan bisa mendapatkan orgasme.

"Jadi durasi itu menentukan, supaya untuk memperlama. Pokoknya buat pria itu harus keras dan tahan lama," ujar dokter kandungan sekaligus Seks Konsultan, dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, dalam acara peluncuran produk baru WISH di Blok M Square, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Memperlama yang dimaksud dr. Boyke yaitu untuk memastikan pasangan mendapat orgasmenya.

Untuk mendapatkan orgasme, lelaki minimal harus melakukan penetrasi lebih dari 3 menit atau lebih dari 20 tusukan, karena jika kurang dari itu si lelaki dikatakan mengalami ejakulasi dini.

"Tapi kalau 3 sampai 5 menit, itu normal, karena 60 persen wanita sudah orgasme dalam 5 menit, tapi kalau dia (lelaki) bisa sampai menaikkannya sampe 9 menit 70 persen 80 persen sudah orgasme. Kalau naik lagi sampai 12 menit 90 persen sudah orgasme," tuturnya.

Orgasme sendiri dikatakan sebagai puncak kenikmatan dalam melakukan hubungan intim. Setelah sebelumnya dilakukan foreplay atau pemanasan lebih dulu selama minimal 10 menit, agar vagina siap menerima masuknya penis.

Ilustrasi pasangan yang tengah bercinta (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan yang tengah bercinta (Shutterstock)

Sementara itu, ada berbagai faktor yang menyebabkan ejakulasi dini yang berimbas merusak kualitas seks, karena sama-sama tidak terpuaskan dan tidak mendapat orgasme.

"Faktornya (ejakulasi dini) banyak, jadi pembuluh darah yang sudah tidak sehat akibat makanan tinggi lemak, gorengan santan, tinggi gula, nasi-nasi kemudian juga kurang berolahraga, merokok, minum minuman keras, begadang kurang tidur kemudian juga stres berkepanjangan," jelasnya.

Jika sudah seperti ini dr. Boyke menyarankan untuk tidak langsung pergi ke dokter, dan cukup hanya meminum obat penunjang stamina.

"Tapi kalau bisa diatasi karena dia kurang stamina, staminanya kurang, pembuluh darahnya menyempit sedikit kan masih bisa diobati," tutupnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS