Gula Darah Nunung Srimulat Naik, 6 Makanan Ini Bisa Mengatasinya

M. Reza Sulaiman

Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:14 WIB
Gula Darah Nunung Srimulat Naik, 6 Makanan Ini Bisa Mengatasinya
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya Iyan Sambiran dihadirkan saat rilis kasus di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Gula Darah Nunung Naik Saat Rehabilitasi, 6 Makanan Ini Bisa Mengatasinya

Komedian Nunung saat ini tengah menjalani rehabilitasi terkait kasus narkoba yang menimpannya. Sang putra, Bagus Permadi, menyebut kondisi kesehatan Nunung sempat menurun lantara gula darahnya naik.

"Sempat khawatir karena mamah jarang gula darahnya naik, perawat menginfokan kepada saya kalau gula darahnya naik. Ternyata sudah dua hari," ungkap Bagus Permadi, ditemui di kawasan Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Gula darah tinggi merupakan salah satu ciri penyakit diabetes. Jika tidak mendapat penanganan optimal, penyakit ini bisa berkembang hingga merusak pankreas, paru-paru, hingga mata dan ginjal.

Nah, laman Hello Sehat menyebut pada saat gula darah tinggi, sebenarnya ada 6 makanan yang berkhasiat ampuh mengatasinya. Apa saja?

1. Buah alpukat

Lemak tak jenuh dan lemah tak jenuh tunggal pada buah alpukat, didapuk menjadi komponen penting untuk mengendalikan kadar gula darah yang normal.

Rawat Rambut Secara Alami dengan Alpukat (shutterstock)
Alpukat bisa membantu menormalkan kadar gula darah. (shutterstock)

Alpukat bisa meningkatkan kinerja hormon insulin (hormon untuk membantu menormalkan kadar gula darah tubuh), dengan menimbulkan rasa kenyang setelah dimakan.

baca juga

2. Ikan yang mengandung zat omega 3

Ikan yang mengandung protein baik untuk menurunkan gula darah berlebih di dalam tubuh. Dengan makan ikan, protein yang terkandung bisa menimbulkan kenyang, dan Anda tidak perlu makan makanan tambahan yang mungkin malah menaikan gula darah.

Ikan salmon kaya asam lemak omega 3. (Shutterstock)
Ikan salmon kaya asam lemak omega 3, baik untuk membantu menormalkan gula darah. (Shutterstock)

Ikan yang dimaksud antara lain ikan salmon, tuna, dan kembung.

3. Bawang putih

Bawang putih berpotensi untuk menurunkan gula darah yang tinggi.

Bawang Putih. (Shutterstock)
Bawang putih juga baik untuk menormalkan gula darah. (Shutterstock)

Sebuah penelitian menunjukkan, makan bawang putih sebelum makan besar, bisa membantu menormalkan gula darah Anda.

Bawang putih nyatanya memiliki efek positif jika dihubungankan dengan gula darah, karena tidak mengandung karbohidrat di dalamnya.

4. Kakao

Kakao, yang juga sebagai bahan pembuat coklat, ternyata baik untuk menurunkan gula darah yang meningkat di dalam tubuh.

Kakao ternyata juga bisa membantu menurunkan gula darah.
Kakao ternyata juga bisa membantu menurunkan gula darah.

Sayangnya, kakao yang dimaksud bukanlah kakao yang diolah jadi cokelat manis. Kakao yang digunakan untuk menurunkan kadar gula darah adalah benih kakao yang mengandung antioksidan, flavanol, dan protein penting untuk tubuh.

Rasanya juga tergolong pahit dan tidak ada sedikit pun mengandung pemanis, tapi baik untuk menurunkan glukosa darah.

5. Telur

Ilustrasi telur rebus (Shutterstock).
Ilustrasi: Protein dalam telur bisa mengatur gula darah tubuh agar tetap seimbang. (Shutterstock).

Protein yang terkandung dalam telur bisa membantu menyesuaikan dan mengatur gula darah tubuh agar tetap seimbang. Makan telur akan menyebabkan rasa kenyang, sehingga Anda tidak butuh makanan berlebih.

Sebaiknya konsumsi telur dengan cara direbus dan secukupnya saja, mengingat kandungan kolesterol berlebih dapat meningkatkan risiko sakit jantung.

6. Sayuran hijau tinggi serat

bayam
Sayuran tinggi serat seperti bayam baik untuk mengendalikan gula darah dalam tubuh. (Shutterstock)

Sayuran seperti bayam, selada, lobak dan kubis, tinggi akan kandungan serat, magnesium dan vitamin A.

Nutrisi tersebut mampu menurunkan gula darah yang kadarnya tinggi.

Jika Anda makan satu piring sayuran perhari, Anda bisa menurunkan risiko naiknya gula darah dan diabetes tipe 2 sebesar 14 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nunung Srimulat Sering Berolahraga Sejak Direhabilitasi di RSKO

Nunung Srimulat Sering Berolahraga Sejak Direhabilitasi di RSKO

Entertainment | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:06 WIB

Gula Darah Nunung Srimulat Naik saat Jalani Rehabilitasi

Gula Darah Nunung Srimulat Naik saat Jalani Rehabilitasi

Entertainment | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:47 WIB

Direhabilitasi, Nunung Srimulat Takut Didetoks

Direhabilitasi, Nunung Srimulat Takut Didetoks

Entertainment | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:03 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×