Luka di Kaki, Bocah 4 Tahun Idap Sepsis Akibat Bakteri Pemakan Daging

Galih Priatmojo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 16 September 2019 | 13:48 WIB
Luka di Kaki, Bocah 4 Tahun Idap Sepsis Akibat Bakteri Pemakan Daging
Berawal dari luka di kaki berakhir menjadi sepsis (Facebook/Iris Ng)

Suara.com - Seorang wanita bernama Iris membagikan kisah ketika dirinya hampir kehilangan putra tersayangnya akibat sepsis melalui akun Facebook pada Jumat (13/9/2019).

Akibat sepsis, kondisi kesehatan putranya juga semakin memburuk dalam enam hari. Dan semua ini berawal dari sakit kaki.

Iris berharap unggahannya ini dapat menyadarkan orangtua untuk dapat mengetahui gejala-gejalanya dan waspada dengan penyakit ini.

Tidak hanya demam dan ruam

Pada 28 Maret 2019, buah hati Iris yang berusia empat tahun, Jarrod, tiba-tiba mengalami demam. Ini berlangsung sebentar karena langsung ditangani.

Dua hari kemudian, Jarrod kembali mengalami demam serta muncul ruam putih ketika kulit ditekan.

Saat diperiksa, dokter mengatakan penyebab demam tersebut adalah virus. Sehingga mereka memberi obat resep Panadol dan Neurofen.

Ruam putih di wajah Jarrod (Facebook/Iris Ng)
Ruam putih di wajah Jarrod (Facebook/Iris Ng)

Pada 31 Maret kondisi Jarrod membaik, bahkan ia dapat bermain di sekitar rumah. Hingga keesokan harinya, ia mengeluh sakit di kakinya.

Iris kembali membawa Jarrod ke dokter yang juga mendiagnosis dan memberikan obat resep yang sama dengan dokter pertama.

Pada 2 April, kondisi Jarrod justru memburuk.

Tidak hanya masih mengalami demam dan ruam, balita ini juga tidak dapat berjalan karena kaki kanannya terlalu sakit.

Kesehatan memburuk dengan cepat

Namun, tidak ada perawatan mendesak yang diberikan kepada Jarrod. Dia hanya dibawa ke ruang isolasi karena ruamnya, dan diberikan Panadol dan antihistamin sambil menunggu lebih dari lima jam untuk dirawat.

Malamnya pada hari itu Jarrod mengalami muntah dan diare.

"Perawat mengambil tekanan darah dan memeriksa tanda vitalnya. Mereka tahu dia menderita sepsis tetapi tidak tahu penyebabnya," tulis Iris.

Sepsis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mulai mengirim bahan kimia penangkal infeksi ke seluruh tubuh, bukan hanya ke infeksi itu sendiri.

Zat kimia ini menyebabkan peradangan dan mulai menyerang jaringan dan organ yang sehat. Tubuh Anda tidak lagi melawan infeksi, tetapi juga melawan dirinya sendiri, tambah Iris pada unggahannya.

Satu jam kemudian, Jarrod mulai mengalami beberapa kegagalan organ dan perlu dihubungkan ke mesin dialisis karena ginjalnya mulai gagal.

Gejala lainnya (Facebook/Iris Ng)
Gejala lainnya (Facebook/Iris Ng)

Pada pukul 4 pagi, jantung Jarrod juga mulai gagal dan membutuhkan operasi jantung terbuka untuk menghubungkannya dengan mesin ECMO, yang pada dasarnya mengambil alih fungsi jantung.

Bakteri pemakan daging

Pada jam 7 pagi tanggal 3 April, kondisi Jarrod belum membaik meskipun ia diberikan semua jenis bantuan kehidupan.

Dia diberi 30 obat berbeda dan empat hari kemudian dokter mengatakan penyebab utamanya adalah Penyakit Kawasaki atau Strep Grup A, yang dikenal sebagai bakteri pemakan daging.

Namun, meskipun diberi antibiotik yang tepat dan darah beracunnya disaring oleh mesin ECMO, Jarrod mulai mengembangkan bercak biru-ungu di kulitnya dan lecet di seluruh tubuhnya karena syok septik. Kaki kanannya bahkan bengkak tiga kali ukurannya.

Bercak kebiruan di kaki jarrod (Facebook/iris Ng)
Bercak kebiruan di kaki jarrod (Facebook/iris Ng)

"Para dokter khawatir bahwa ini (kakinya) adalah sumber infeksi, jadi mereka memutuskan untuk membukanya (luka)," sambung Iris, melansir World of Buzz.

“Bagi kami ini adalah salah satu prosedur terberat. Jika kaki adalah penyebab infeksi maka itu perlu ditangani sebagai prioritas."

"Risikonya adalah Jarrod terlalu kritis untuk dapat bertahan hidup dari segala bentuk operasi utama yang diperparah oleh risiko bahwa ia menggunakan pengencer darah,” tambahnya lagi.

Dua jam kemudian, mereka menerima kabar bahwa operasi berjalan dengan baik.

Dokter menemukan bakteri Strep Grup A telah masuk ke aliran darah dan tulang Jarrod, bahkan telah memotong suplai darah ke kakinya yang mengakibatkan kerusakan otot dan jaringan.

Mulai pulih

Jarrod menghabiskan 24 hari berikutnya di ICU di mana delapan hari dihabiskan dalam koma dan dukungan kehidupan.

Kulitnya sudah mulai mengelupas dan rambutnya mulai rontok. Dia bahkan harus melakukan operasi lebih banyak karena luka di kakinya terus terbuka.

Untungnya, Jarrod dapat pulih dari penyakit yang mengancam jiwa ini.

Dia menghabiskan tiga bulan di rumah sakit dan tiga bulan rawat jalan. Secara keseluruhan, ia menjalani sekitar 20 operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahalini Siap Gelar Konser Tunggal usai Hiatus, Akui Kerap Merasa Tertekan?

Mahalini Siap Gelar Konser Tunggal usai Hiatus, Akui Kerap Merasa Tertekan?

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:28 WIB

Bocoran Konser KOMA: Mahalini Siapkan 6 Kostum Megah dan Kejutan Spesial di Hari Valentine

Bocoran Konser KOMA: Mahalini Siapkan 6 Kostum Megah dan Kejutan Spesial di Hari Valentine

Entertainment | Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:45 WIB

7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter

7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter

Lifestyle | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:13 WIB

6 Kebiasaan Sederhana untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Setiap Hari

6 Kebiasaan Sederhana untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Setiap Hari

Your Say | Kamis, 04 Desember 2025 | 12:38 WIB

Mahalini Comeback dengan Album Koma, Ini Makna Mendalam di Balik Judulnya!

Mahalini Comeback dengan Album Koma, Ini Makna Mendalam di Balik Judulnya!

Your Say | Selasa, 02 Desember 2025 | 16:32 WIB

Kembali Bermusik, Mahalini Akui Dibayangi Tekanan Ekspektasi Publik?

Kembali Bermusik, Mahalini Akui Dibayangi Tekanan Ekspektasi Publik?

Your Say | Jum'at, 28 November 2025 | 15:20 WIB

Viral Anak Meninggal di Sukabumi Bukan karena Cacingan! Menkes Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

Viral Anak Meninggal di Sukabumi Bukan karena Cacingan! Menkes Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

Video | Minggu, 24 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Seorang Ibu Siuman dari Koma usai Diajak Anak Joget TikTok, Tapi...

Seorang Ibu Siuman dari Koma usai Diajak Anak Joget TikTok, Tapi...

Entertainment | Senin, 11 Agustus 2025 | 14:28 WIB

Pria Ini Bangun dari Koma Setelah Mendengar Suara Siti Nurhaliza

Pria Ini Bangun dari Koma Setelah Mendengar Suara Siti Nurhaliza

Entertainment | Kamis, 31 Juli 2025 | 15:58 WIB

Kisah Tragis Putra Mahkota Saudi Setelah 20 Tahun Koma

Kisah Tragis Putra Mahkota Saudi Setelah 20 Tahun Koma

Video | Minggu, 20 Juli 2025 | 15:05 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB