Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:31 WIB
Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik di Jakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan di Jakarta pada Selasa (11/8/2026) bahwa otoritas telah menyampaikan reformasi pasar modal kepada penyedia indeks global.
  • OJK memperkirakan potensi keluarnya saham Indonesia pada rebalancing mendatang akan memberikan dampak yang lebih kecil dibandingkan bulan Mei lalu.
  • Pasar modal Indonesia terbukti memiliki ketahanan yang baik dalam menghadapi gejolak penyesuaian portofolio oleh para pengelola dana pasif sebelumnya.

Suara.com - Pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) hari ini menjadi perhatian pelaku pasar modal Indonesia. Lantaran, diperkirakan masih ada saham yang bakal keluar dari MSCI.

Dalam hal ini, Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan, pihaknya bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dan OJK telah menyampaikan berbagai aksi reformasi pasar modal kepada MSCI, FTSE Russell, serta investor global. 

Keputusan ini untuk mengembalikan kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia.

"Oh ya, tentu dari kami di SRO dan OJK, kami sudah menyampaikan seluruh aksi reformasi yang kita lakukan, dan sudah kami komunikasikan juga, baik kepada MSCI, FTSE, maupun kepada global investors. Ya, tentu kembali kewenangan sepenuhnya ada di Global Index Provider. Kita sama-sama tunggu," kata Jeffrey di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Jeffrey menekankan , keputusan terkait saham yang akan masuk ataupun keluar dari indeks sepenuhnya merupakan kewenangan penyedia indeks global.

Adapun salah satu hal yang menjadi perhatian BEI dalam pengumuman rebalancing berikutnya adalah status pembekuan atau freeze yang hingga kini belum dicabut.

Ilustrasi MSCI. [Gemini AI]
Ilustrasi MSCI. [Gemini AI]

"Nah, untuk pengumuman rebalancing berikutnya, yang dalam waktu dekat akan kita sama-sama cermati, memang kondisi pembekuan atau freeze ini kan belum diangkat," ujar Jeffrey.

Menurut dia, BEI berharap MSCI dapat melakukan penilaian secara objektif terhadap tingkat transparansi pasar modal Indonesia, terutama setelah berbagai reformasi dilakukan.

"Untuk itu kita harapkan secara fair menjadi bagian penilaian mereka untuk segera melakukan rilis atas pembekuan yang dilakukan," ujarnya.

baca juga

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan, masih terbuka peluang bagi saham-saham Indonesia untuk dinilai dan masuk ke dalam anggota indeks MSCI.

"Sehingga kesempatan untuk saham-saham terbaik lainnya yang sudah tercatat di bursa untuk dapat dinilai dan masuk ke dalam anggota indeks menjadi semakin terbuka," kata Hasan.

Hasan pun memperkirakan, apabila terdapat saham Indonesia yang kembali keluar dari indeks pada rebalancing kali ini, dampaknya berpotensi tidak sebesar keputusan rebalancing pada Mei lalu.

"Kalaupun ada yang keluar, rasanya dari perhitungan kami sementara ini tidak akan sebesar atau lebih sebelumnya dibanding keputusan rebalancing yang mereka lakukan di bulan Mei yang lalu," imbuhnya. 

Dia menambahkan, pasar modal Indonesia telah menunjukkan ketahanan ketika menghadapi dampak rebalancing MSCI sebelumnya.

Meskipun terjadi penyesuaian portofolio oleh investor, terutama pengelola dana pasif, pasar Indonesia tetap mampu menyerap tekanan tersebut.

"Kita sama-sama ketahui dulu, waktu di bulan Mei dan berdampak di awal Juni, pasar kita terbukti tetap resilien. Artinya mampu menghadapi gejolak langkah rebalancing investor, terutama para pengelola dana pasif, yang memang harus menyesuaikan anggota sahamnya sesuai dengan keputusan rebalancing dimaksud," jelasnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi. Foto Rina-Suara.com
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi. [Suara.com/Rina A]

Untuk rebalancing kali ini, OJK berharap dampaknya tidak terlalu signifikan dan pasar saham Indonesia kembali mampu menunjukkan daya tahan.

"Kali ini pun, tentu dari perhitungan yang ada, semoga betul, tidak terlalu signifikan dibanding rebalancing sebelumnya. Kita harapkan pasar kita kembali dapat katakanlah resilien dengan daya tahan yang baik, menghadapi rebalancing yang semoga tidak lebih besar atau tidak terlalu signifikan lagi," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!

Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:25 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Terkini

7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki

7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur

Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya

Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar

Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:49 WIB

×