Array

Jangan Diabaikan, Stres dapat Menyebabkan Penyakit Lambung

Senin, 16 September 2019 | 14:45 WIB
Jangan Diabaikan, Stres dapat Menyebabkan Penyakit Lambung
Ilustrasi stres (Shutterstock)

Suara.com - Otak dan usus ternyata lebih sinkron daripada yang kita bayangkan. Inilah alasannya ketika tertekan atau cemas, perut juga akan ikut bereaksi.

Hubungan langsung ini menyebabkan sistem pencernaan menjadi peka terhadap emosi dan reaksi seperti stres.

"Stres dapat memengaruhi setiap bagian dari sistem pencernaan," jelas Kenneth Koch, MD, profesor kedokteran di gastroenterologi dan direktur medis dari Digestive Health Center di Wake Forest University Baptist Medical Center di Winston-Salem, North Carolina.

Usus dikendalikan sebagian oleh sistem saraf pusat di otak dan sumsum tulang belakang.

Selain itu, otak memiliki jaringan neuron sendiri di lapisan sistem pencernaan, yang dikenal sebagai sistem saraf enterik atau intrinsik.

Ketika dihadapkan dengan situasi yang berpotensi mengancam, sistem saraf simpatik merespons dengan memicu respon 'melawan atau lari'.

Ragam penyakit lambung yang bisa bikin muntah darah. (Shutterstock)
Ilsutrasi sakit lambung karena stres (Shutterstock)

Melepaskan hormon stres kortisol untuk membuat peringatan tubuh dan siap untuk menghadapi ancaman tersebut, melansir Very Well Health.

Stres menyebabkan perubahan fisiologis, seperti kesadaran yang meningkat, pernapasan dan detak jantung yang lebih cepat, tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol darah, dan peningkatan ketegangan otot.

Ketika stres mengaktifkan respon 'melawan atau lari' di sistem saraf pusat Anda, ini dapat memengaruhi sistem pencernaan, seperti:

Baca Juga: 5 Manfaat Mengunyah Permen Karet, Cegah Bau Mulut Hingga Atasi Stres

- Menyebabkan kerongkongan menjadi kejang
- Meningkatkan asam di perut, yang menyebabkan gangguan pencernaan
- Membuat Anda merasa mual
- Menyebabkan diare atau sembelit

Dalam kasus yang lebih serius, stres dapat menyebabkan penurunan aliran darah dan oksigen ke lambung, yang dapat menyebabkan kram, peradangan, atau ketidakseimbangan bakteri usus.

Bahkan, stres dapat memperburuk gangguan pencernaan, termasuk Irritable bowel syndrome (IBS), penyakit radang usus, tukak lambung, dan GERD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI