2021 TPST Bantar Gebang Bakal Kelebihan Muatan

Ade Indra Kusuma | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 21 September 2019 | 19:15 WIB
2021 TPST Bantar Gebang Bakal Kelebihan Muatan
Sejumlah pemulung memilah sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi, Jawa Barat (Suara.com/Fakhri Hermansyah).

Suara.com - 2021 TPST Bantar Gebang Bakal Kelebihan Muatan

Selama bertahun-tahun lamanya Jakarta mengandalkan Bantar Gebang sebagai lokasi tempat pembuangan akhir (TPA). Tapi siapa sangka, TPST Bantar Gebang itu diprediksi akan ditutup dalam dua tahun karena melebihi kapasitas.

Suku Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Kepulauan Seribu Jakarta, Riza Lestari Ningsih mengatakan pada 2018 lalu kapasitas TPST Bantar Gebang sudah mencapai 80 persen, dan pada 2021 mendatang itu tidak akan lagi mampu menampung sampah ibukota.

"Tahun 2018 aja TPST Bantar Gebang udah kepakai 80 persennya. Tadi kecepatan sampah itu dari 2014 itu kan 5000 ton, di 2018 udah 7500 ton, berarti 50 persennya (jumlah sampah) naik kan, dalam 4 tahun itu udah 50 persen sampahnya naik," ujar Riza di Co Hive 101, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/9/2019).

TPST Bantar Gebang itu telah dibangun sejak 1989 dan memiliki luas 110 hektar. Artinya jika setiap tahun lonjakan sampah meningkat hingga 50 persen dalam kurun 5 tahun, maka perkiraan di tahun 2019 ini kapasitas TPST Bantar Gebang sudah mencapai 99 hektar.

Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Kepulauan Seribu Jakarta, Riza Lestari Ningsih [Suara.com/Dini]
Sudin Lingkungan Hidup, Kabupaten Kepulauan Seribu Jakarta, Riza Lestari Ningsih [Suara.com/Dini]

"Kalau dilihat dari situ, tendensinya 2 tahun lagi (TPST Bantar Gebang) bisa tutup, udah over capacity, sekarang aja 2018 udah 80 persen nih, tahun ini mendekati 90 persen, berarti tahun depan 100 persen kan," ungkap Riza.

Meski beragam cara sudah mulai diusahakan pihak pengelola dengan menggunakan sistem geomembrane, yaitu melapisi sampah dengan plastik kedap udara untuk diambil panasnya. 

Hingga rencana Power House, menggunakan energi sampah untuk mengaliri listrik, namun masih tahap pengembangan. Belum lagi, utang sampah masa lalu, dan sampah yang masih terus berdatangan setiap harinya ke TPST Bantar Gebang.

"Itu rencananya di Sunter, jadi sampah kita convert jadi energi pembangkit listrik. Nanti PLTSA, pembangkit listrik tenaga sampah. Cuma kapasitasnya itu cuma 2500 ton, sedangkan sampah kota 7800 toh kita butuh 4 atau 5 PLTSA, dan mencari lahan di Jakarta itu luar biasa ya (alias sangat sulit)," tuturnya setengah berkelakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Sampah Jakarta Setahun Bisa Buat 150 Bangunan ala Candi Borobudur

Jumlah Sampah Jakarta Setahun Bisa Buat 150 Bangunan ala Candi Borobudur

Health | Sabtu, 21 September 2019 | 15:46 WIB

Simalakama Bank Sampah; Antara Finansial dan Prihatin Lingkungan

Simalakama Bank Sampah; Antara Finansial dan Prihatin Lingkungan

News | Jum'at, 20 September 2019 | 13:12 WIB

Peneliti ITB Tidak Setuju Styrofoam Penyebab Banjir, Mengapa?

Peneliti ITB Tidak Setuju Styrofoam Penyebab Banjir, Mengapa?

Tekno | Kamis, 19 September 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB