Peneliti ITB Tidak Setuju Styrofoam Penyebab Banjir, Mengapa?

RR Ukirsari Manggalani, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 19 September 2019 | 09:00 WIB
Peneliti ITB Tidak Setuju Styrofoam Penyebab Banjir, Mengapa?
Ilustrasi sampah styrofoam [Shutterstock].

Suara.com - Isu kemasan styrofoam menyebabkan banjir ditentang Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran Institut Teknologi Bandung (LPTM ITB) Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D. Ia tidak setuju lantaran styrofoam memiliki berat yang sangat ringan, sehingga tidak mungkin menyebabkan banjir.

"Ada salah paham dari sisi lingkungan, katanya ini (styrofoam) menyebabkan banjir, menurut saya keliru karena berat jenisnya rendah. Foamnya mengandung udara, jadi kalau dicemplungin pasti paling atas," ujar Akhmad Zainal Abidin di Ayana Midplaza, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

 Mesjid di Panam, Riau terendam banjir. (riauonline.co.id/istimewa)
Mesjid di Panam, Riau terendam banjir.  Sebagai ilustrasi [riauonline.co.id/istimewa].

Alasan styrofoam kerap dijadikan kambing hitam sebagai penyebab banjir, karena berwana putih dan selalu berada di atas air sehingga mudah terlihat. Akhmad Zainal Abidin juga tidak setuju styrofoam dianggap menyumbat aliran sungai.

"Kalaupun ada air pasti akan lewat dan styrofoam-nya di atas jadi nggak pernah ada yang namanya styrofoam menyumbat sungai karena selalu di atas. Memang paling kelihatan, kalau mengotori mungkin, akan tetapi kalau menyumbat enggak, karena sifatnya seperti itu," tegasnya.

Sedangkan, isu styrofoam menyebabkan tumpukan sampah yang menggunung juga tidak dipahami Akhmad Zainal Abidin, karena penumpukkan sampah disebabkan kelalaian dan manajeman pengguna maupun petugas kebersihan itu sendiri. Padahal styrofoam bisa didaur ulang.

Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran Institut Teknologi Bandung (LPTM ITB) Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D [Suara.com/Dini Afrianti Efendi].
Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran Institut Teknologi Bandung (LPTM ITB) Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D [Suara.com/Dini Afrianti Efendi].

"Manajemen sampah yang saat ini kumpul, angkut, buang. Nah manajemen seperti ini menyulitkan daur ulang atau pemanfaatan sampah kembali. Jadi harus ada perubahan besar oleh KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) baik daerah maupun pusat," ungkapnya.

Akmad Zainal Abidin melihat pada dasarnya kemajuan teknologi bisa digunakan untuk pengelolaan dan manajeman sampah lebih baik, bahkan menghasilkan pundi-pundi rupiah. Kunci gerbangnya ada di edukasi dan kebijakan pengelolaan sampah yang tepat.

"Sekarang teknologi memungkinkan itu, semua berubah dan jadi manfaat, untuk edukasi masyarakat untuk memilah di rumah, pengumpulannya juga secara terpilah dan langsujg diproses jadi produk berguna," tuturnya.

"Saya udah buktikan di unit saya di unit pengolahan sampah masyarakat, sampah masuk dari masyarakat 100 persen dan keluar dari situ 100 persen produk, tidak ada yang perlu dibuang ke TPS TPA, semua ada nilai ekonominya," sambungnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kandungan Polistiren pada Kemasan Makanan Bisa Didaur Ulang Lho

Kandungan Polistiren pada Kemasan Makanan Bisa Didaur Ulang Lho

Lifestyle | Rabu, 18 September 2019 | 21:22 WIB

BPOM : Kemasan Styrofoam Tidak Berbahaya Untuk Kesehatan, Tapi...

BPOM : Kemasan Styrofoam Tidak Berbahaya Untuk Kesehatan, Tapi...

Health | Rabu, 18 September 2019 | 15:52 WIB

Mahasiswa Ini Bawa Potongan Styrofoam Bergambar Ibunya ke Wisuda

Mahasiswa Ini Bawa Potongan Styrofoam Bergambar Ibunya ke Wisuda

Lifestyle | Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:00 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

×