Penanganan Luka Tusuk Seperti yang Dialami Menkopolhukam Wiranto

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 10 Oktober 2019 | 17:21 WIB
Penanganan Luka Tusuk Seperti yang Dialami Menkopolhukam Wiranto
Ilustrasi luka tusuk. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dikabarkan ditusuk orang tidak di kenal. Kejadian itu terjadi di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Kejadian penusukan terjadi ketika Wiranto hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.

Dalam video yang beredar terlihat Wiranto yang baru keluar dari mobil tiba-tiba ditusuk orang tidak dikenal dari arah samping kiri mobil. Usai kejadian itu, Wiranto langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Terkait luka penusukan, dikutip dari Hello Sehat, luka tusukan dapat menyebabkan rasa sakit dan perdarahan di area tusukan. Perdarahan biasanya cukup jelas jika seseorang mendapat luka robek.

Selain itu, luka tusukan juga bisa menyebabkan infeksi yang menimbulkan kemerahan, bengkak, luka bernanah, atau keluarnya cairan dari luka tusukan yang tidak ditangani dengan baik.

Nah, berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan jika ada orang di sekitar Anda mengalami luka tusukan, seperti yang dirangkum dari Hello Sehat.

1. Rendam luka dalam air hangat dan sabun selama 15 menit. Gosok luka dengan kain lap untuk menghilangkan kotoran. Jika luka berdarah sedikit, Anda tak perlu khawatir karena perdarahan kecil dapat membantu menghilangkan kuman.

2. Gunting kulit yang terlepas atau terkelupas agar tidak menutupi luka. Gunakan gunting yang bersih setelah membersihkan luka dengan alkohol.

3. Oleskan salep antibiotik dan perban untuk mengurangi risiko infeksi. Ulangi proses pembersihan luka dan oleskan kembali salep antibiotik setiap 12 jam.

baca juga

4. Minum acetaminophen atau ibuprofen untuk meredakan rasa sakit.

5. Hubungi dokter segera jika luka tusukan disebabkan oleh benda kotor, kulit sedang kotor saat korban tertusuk, terdapat kotoran atau partikel-partikel kecil di dalam luka meski luka sudah dibersihkan, ujung benda patah dan berpotensi masuk ke dalam luka, tusukan terjadi di kepala, dada, perut, atau sendi, serta korban tidak pernah mendapat vaksin tetanus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Luka Bekas Jerawat pada Wajah? Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Ada Luka Bekas Jerawat pada Wajah? Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Video | Kamis, 10 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Cukup Pakai Bahan Sederhana, 4 Cara Samarkan Bekas Luka

Cukup Pakai Bahan Sederhana, 4 Cara Samarkan Bekas Luka

Lifestyle | Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:55 WIB

Pakar Ungkap Penyebab Utama Luka Bekas Jerawat pada Wajah

Pakar Ungkap Penyebab Utama Luka Bekas Jerawat pada Wajah

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 05:30 WIB

Terkini

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×