Roy Kiyoshi Insomnia akibat Merasa Tertekan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 15 November 2019 | 07:05 WIB
Roy Kiyoshi Insomnia akibat Merasa Tertekan, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Roy Kiyoshi [Suara.com/Yuli]

Suara.com - Roy Kiyoshi mengaku dirinya merasa tertekan akibat isu pesugihan. Bahkan, ia sampai mendatangi psikiater untuk memulihkan kondisi jiwanya.

"Betul (ke psikiater). Mental drop," kata Roy Kiyoshi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).

Tidak hanya itu, Roy Kiyoshi juga mengaku dirinya sulit tidur.

"Gara-gara kasus ini lah saya jadi kepikiran kan. Ya, pasti (insomnia)," tambahnya.

Tekanan yang sampai membuat seseorang stres memang dapat menyebabkan insomnia. Meski begitu, tidak semua insomnia disebabkan oleh stres.

Roy Kiyoshi [Suara.com/Yuli]
Roy Kiyoshi [Suara.com/Yuli]

Stres menyebabkan hyperarousal yang dapat mengganggu keseimbangan antara tidur dan terjaga.

Melansir Sleep Foundation, ada beberapa cara menangani insomnia yang diakibatkan oleh stres.

1. Atur tidur dan waktu bangun sesuai dengan jumlah jam tidur yang didapatkan saat mengalami insomnia

Misalnya, Anda hanya dapat tidur lima jam semalam, maka tentukan waktu tidur dalam jumlah tersebut dalam beberapa waktu. Kemudian secara bertahap tambahkan waktu tidur, contoh 15 menit, setiap beberapa malam.

baca juga

2. Luangkan waktu untuk otak 'beristirahat'

Seseorang dengan insomnia membutuhkan waktu untuk membuat otak mereka beristirahat dari aktivitas apapun sehingga sistem tidur dapat mengambil alih.

Disarankan untuk meninggalkan semua pekerjaan dua jam sebelum waktu tidur. Anda dapat menonton TV pada satu jam pertama dan membaca atau mendengarkan musik tepat satu jam sebelum tidur.

Ilustrasi insomnia (Shutterstock)
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

3. Fokuslah untuk mengondisikan diri pada 'perilaku tidur yang berbeda'.

Kamar tidur seseorang dengan insomnia harus menyenangkan secara visual dan sangat nyaman. Seseorang harus menggunakan kamar tidur hanya untuk tidur dan kegiatan yang menyenangkan.

Jadi, kegiatan seperti bekerja, menelepon, dan menonton TV harus dilakukan di luar kamar demi mengondisikan suasana tidur yang lebih nyaman ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Bikin Laporan, Roy Kiyoshi Ingin Buktikan Bukan Otak Isu Pesugihan

Resmi Bikin Laporan, Roy Kiyoshi Ingin Buktikan Bukan Otak Isu Pesugihan

Entertainment | Kamis, 14 November 2019 | 16:46 WIB

Sudah Dimaafkan, Ruben Onsu Tetap Perkarakan Pemilik Akun Hikmah Kehidupan

Sudah Dimaafkan, Ruben Onsu Tetap Perkarakan Pemilik Akun Hikmah Kehidupan

Entertainment | Kamis, 14 November 2019 | 14:44 WIB

Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional

Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional

Health | Kamis, 14 November 2019 | 07:35 WIB

Roy Kiyoshi Merasa Diadu Domba dengan Ruben Onsu

Roy Kiyoshi Merasa Diadu Domba dengan Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 13 November 2019 | 18:15 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×