Cecep Reza Meninggal saat Tidur, Kenali Serangan Jantung Diam!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 20 November 2019 | 09:12 WIB
Cecep Reza Meninggal saat Tidur, Kenali Serangan Jantung Diam!
Cecep Reza [Instagram]

Suara.com - Aktor Cecep Reza meninggal dunia karena menderita sakit jantung dan diabetes pada Selasa (19/11/2019) kemarin, sekitar pukul 13.30 WIB.

Penyebab meninggalnya Cecep Reza diungkap oleh mertuanya, Tuti Herawati. Ia juga mengatakan bahwa menantunya, Cecep Reza meninggal dunia dalam kondisi tidur setelah bekerja.

"Dia kan memang kalau habis itu (kerja) suka istirahat ya, kerjanya juga malem gitukan ya. Tiba-tiba nggak ketahuan, sudah nggak ada (meninggal dunia)," ujar ibu mertua Cecep Reza, Tuti Herawati di rumah duka di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/11/2019).

Keluarga pun terkejut ketika mengetahui Cecep Reza sudah meninggal dalam posisi tidur. Karena sebelumnya, Cecep Reza sempat bergeming ketika dibangunkan putri semata wayangnya, Aira.

"Dikira Reta (istri Cecep Reza) itu tidur. Makanya langsung dibangunin nyuruh anaknya. Ternyata tahu-tahunya nggak ada. Ya kami syok semua ya," sambungnya lagi.

Cecep Reza [Instagram]
Cecep Reza [Instagram]

Baru setelahnya keluarga mendatangkan dokter ke rumah. Ketika diperiksa sekira hampir pukul 15.00 WIB, dokter memprediksi Cecep Reza sudah wafat delapan jam sebelumnya.

Perlu diketahui, hubungan antara diabetes dan komplikasi penyakit jantung adalah serangan jantung karena tingginya kadar gula dalam darah. Melansir dari hellosehat.com, semakin lama kadar gula darah tidak terkontrol, semakin besar pula risiko seseorang menderita penyakit jantung.

Dokter Leslie Tay, ahli jantung di Rumah Sakit Mount Elizabeth, dilansir dari mountelizabeth.com.sg, mengatakan serangan jantung terjadi ketika salah satu arteri jantung tersumbat di titik aliran darah melemah. Otot jantung menjadi kekurangan oksigen dan nutrisi menjadi rusak dan mati.

Umumnya, serangan jantung akan menimbulkan gejala nyeri dada parah atau rasa lelah. Terkadang gejala serangan jantung juga disertai keringat dingin dan mual.

baca juga

Tetapi, serangan jantung diam tidak akan menimbulkan gejala apapun atau sangat halus pada pasien. Meski begitu, penyebab serangan jantung diam sama dengan serangan jantung normal.

Ilustrasi serangan jantung diam (Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung diam (Shutterstock)

Serangan jantung diam pada penderita diabetes

Studi terbaru menunjukkan bahwa hampir setengah dari semua serangan jantung diam, orang-orang tidak menyadari kondisi kristisnya. Akibatnya, mereka telat mendapat pertolongan medis dan berisiko meninggal dunia.

Apabila Anda seorang penderita diabetes, waspadalah terhadap risiko serangan jantung diam yang cukup tinggi. Sebab, penderita diabetes lebih rentan mengalami serangan jantung diam karena sirkulasi darah yang buruk.

Selain itu, mereka juga memiliki kadar gula darah tinggi yang merusak sel-sel saraf sehingga tidak mengalami rasa sakit apapun seperti orang yang tidak menderita diabetes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cecep Reza Idap Penyakit Jantung dan Diabetes, akibat Overweight?

Cecep Reza Idap Penyakit Jantung dan Diabetes, akibat Overweight?

Health | Rabu, 20 November 2019 | 06:45 WIB

Cecep Reza Meninggal Dunia saat Tidur

Cecep Reza Meninggal Dunia saat Tidur

Entertainment | Selasa, 19 November 2019 | 18:45 WIB

Hati-hati Bahaya Koma Diabetes, Ahli Ungkap Penyebabnya

Hati-hati Bahaya Koma Diabetes, Ahli Ungkap Penyebabnya

Video | Selasa, 19 November 2019 | 12:45 WIB

Kebiasaan Makan di Luar, Pria 33 Tahun Ini Terancam Alami Kebutaan

Kebiasaan Makan di Luar, Pria 33 Tahun Ini Terancam Alami Kebutaan

Health | Selasa, 19 November 2019 | 12:05 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×