Virus Hepatitis A Mewabah di SMPN 20 Depok, Begini Penularan Umumnya

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 21 November 2019 | 14:32 WIB
Virus Hepatitis A Mewabah di SMPN 20 Depok, Begini Penularan Umumnya
Ilustrasi Hepatitis A. (shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 72 orang yang terdiri dari 38 laki-laki dan 34 perempuan di Depok terinfeksi virus hepatitis A. Sebagian besar orang yang terinfeksi berasal dari SMP Negeri 20 Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 20 Depok, Komar Suparman, wabah penyakit ini menyerang para pelajar dan guru sejak Rabu (13/11/2019) lalu. Saat itu baru beberapa siswa yang terjangkit.

"Mereka mengalami gejala letih, lemah, lesu, dan pusing," tuturnya, melansir Antara.

Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hepatitis A disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Virus ini menyebar ketika orang yang tidak terinfeksi (dan tidak divaksinasi) menelan makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran orang yang terinfeksi.

Penyakit ini erat kaitannya dengan air atau makanan yang tidak aman, sanitasi tidak memadai, serta kebersihan pribadi yang buruk.

Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)
Ilustrasi Hepatitis A. (shutterstock)

HAV adalah salah satu penyebab paling umum dari infeksi bawaan makanan. Ini bisa terjadi ketika orang yang terinfeksi tidak cukup mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi kemudian menyentuh hal-hal lain seperti makanan.

Ketika orang lain memakan makanan itu, mereka dapat terinfeksi hepatitis A. Biasanya penularannya adalah antara orang-orang yang memiliki kontak pribadi sangat dekat, menurut US Departement of Veterans Affairs.

Meski wabah ini jarang ditularkan melalui air, biasanya dikaitkan dengan air yang terkontaminasi limbah atau tidak diolah secara pribadi.

Pada kasus guru dan murid di Depok ini, pihak sekolah hingga kini belum mengetahui pasti apa penyebab mewabahnya penyakit yang mengakibatkan penurunan fungsi hati tersebut.

baca juga

"Belum diketahui penyebabnya, apakah dari makanan atau sanitasi sekolah," jelas Komar Suparman.

Komar menambahkan, pihak Dinas Kesehatan Kota Depok sedang mempelajari penyebab mewabahnya virus hepatitis A ini di lingkungan sekolahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

72 Orang Kena Hepatitis A di Depok, Ini Komentar Menkes Terawan

72 Orang Kena Hepatitis A di Depok, Ini Komentar Menkes Terawan

Health | Kamis, 21 November 2019 | 13:34 WIB

Pernah Idap Hepatitis A, Chef Martin Praja Belajar Olah Makanan Sehat

Pernah Idap Hepatitis A, Chef Martin Praja Belajar Olah Makanan Sehat

Lifestyle | Selasa, 15 Oktober 2019 | 09:02 WIB

Usai Cilacap, Kini Florida - Amerika Serikat Tetapkan Darurat Hepatitis A

Usai Cilacap, Kini Florida - Amerika Serikat Tetapkan Darurat Hepatitis A

Health | Selasa, 06 Agustus 2019 | 11:20 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×