Darurat Sampah, Indonesia Butuh PLTSA Segera

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Minggu, 24 November 2019 | 01:05 WIB
Darurat Sampah, Indonesia Butuh PLTSA Segera
Ilustrasi sampah menggunung [shutterstock]

Suara.com - Darurat Sampah, Indonesia Butuh PLTSA Segera

Penanganan masalah sampah, tak hanya berkaitan erat dengan masalah lingkungan hidup namun juga kesehatan masyarakat. 

Sayangnya, Ketua Indonesia Solid Waste Association (InSWA), Ir. Sri Bebassari, M.Si mengungkap, kegiatan pengelolaan sampah untuk kota-kota besar seperti Jakarta sudah dalam kondisi darurat.

"Apalagi Jakarta tidak memiliki TPA. Sampah juga masih menjadi penyebab utama masalah banjir. Belum lagi tertutupnya permukaan kali di kawasan Bekasi, Jawa Barat, serta masalah sampah di Bandung yang juga sudah masuk dalam kondisi darurat," ungkapnya dalam siara pers yang Suara.com terima.

Untuk itulah, kata dia pengelolaan sampah di Indonesia perlu dipacu secara cepat dan tepat, mengingat volume sampah yang dihasilkan masyarakat di kota-kota besar meningkat pesat setiap harinya. Melihat hal tesebut, kata Sri, jasa pengelolaan sampah merupakan suatu investasi yang harus diterapkan di Indonesia. 

Meski biaya untuk penanganan masalah sampah cukup tinggi, namun ini masih bisa diatasi dengan kebijakan yang dilakukan negara-negara seperti Singapura dan Jepang, dimana warganya membayar iuran untuk pengelolaan sampah.

"Di Singapura, satu rumah tangga membayar sekitar 200 ribu rupiah setiap bulan, maka tidak heran sampah bisa dikelola dengan sangat baik. hal ini juga bisa diterapkan di kota-kota besar di Indonesia," jelas Sri.

Besarnya dana yang dibutuhkan ini, lanjut dia, bergantung pada volume sampah yang akan diolah dan teknologi yang diterapkan. Selain itu, agar pengelolaan sampah di Indonesia bisa lebih baik, hal ini juga harus ditangani oleh pihak-pihak yang berkompeten dengan sampah sehingga hasilnya memuaskan.

“Jangan sampai ada pihak yang baru memiliki sedikit pengetahuan soal sampah tapi sudah bicara seolah-olah sangat paham soal sampah. Masalah ini harus ditangani oleh pihak yang sangat kompeten karena soal sampah itu cukup rumit," jelasnya lagi.

baca juga

Nantinya, kata perempuan yang sudah puluhan tahun bergelut dengan masalah sampah, keberhasilan penanganan masalah sampah juga akan berdampak positif bagi sektor lainnya.

Salah satunya adalah dengan menjadikan sampah bahan bakar bagi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSA) dan kompos untuk kegiatan pertanian dan perkebunan.

PLTSA sendiri dinilai cocok untuk diterapkan di Indonesia sebagai salah satu alternatif sumber energi. Apalagi, kata dia, hal ini sudah sejalan dengan komitmen pemerintah yang sedang terus berupaya mencari sumber energi terbarukan.

Saat ini, pemerintah melalui PLN memang tengah mempersiapkan diri mencapai bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada 2025. 

Ini guna menjadi alternatif dari penggunaan sumber energi yang selama ini sebagian besar berasal dari minyak bumi. Kemunculan sumber energi baru bisa mengatasi ketergantungan Indonesia atas impor minyak bumi yang masih tinggi. 

Saat ini PLN gencar melakukan kampanye yang disebut EcoMoving yaitu perubahan gaya hidup dalam penggunaan alat transportasi, dengan mendorong masyarakat menggunakan transportasi masal yang menggunakan green energy seperti MRT (Mass Rapid Transport), KRL (Kereta Listrik), LRT (Light Rail Transit), bus listrik atau menggunakan kendaraan yang berbahan bakar green energy seperti mobil listrik dan sepeda listrik.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Menteri-menterinya Bersihkan Sampah Plastik di Lokasi Wisata

Jokowi Minta Menteri-menterinya Bersihkan Sampah Plastik di Lokasi Wisata

Bisnis | Kamis, 21 November 2019 | 21:39 WIB

Hasilkan GoPay Lewat Sampah, Begini Komentar Warganet

Hasilkan GoPay Lewat Sampah, Begini Komentar Warganet

Tekno | Kamis, 21 November 2019 | 13:35 WIB

5 Kebaikan Sampah Plastik, Tidak Seseram Itu untuk Lingkungan Kalau Saja..

5 Kebaikan Sampah Plastik, Tidak Seseram Itu untuk Lingkungan Kalau Saja..

Lifestyle | Rabu, 20 November 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×