Viral Tes Gabungkan 2 Jari Bisa Baca Risiko Kanker Paru-Paru, Ini Caranya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 27 November 2019 | 14:55 WIB
Viral Tes Gabungkan 2 Jari Bisa Baca Risiko Kanker Paru-Paru, Ini Caranya!
Ada celah di tengah jari artinya normal (Suara.com/Shevinna Putti)

Suara.com - Gejala kanker paru-paru terkadang sulit dikenali. Tetapi, beberapa pasien kanker paru-paru melihat ada yang salah dengan jari telunjuk kanan dan kiri ketika digabungkan.

Sebelumnya dilansir dari The Sun, National Health Service (NHS) melaporkan kanker paru-paru termasuk jenis kanker yang paling umum dan berbahaya. Setiap tahunnya, sekitar 47 ribu pasien di Inggris didiagnosis dengan kanker paru-paru yang mengancam jiwa.

Beberapa penderita kanker paru-paru pun mengalami gejala awal yang sulit dikenali. Sampai akhirnya dokter menemukan tes menggunakan jari untuk mengetahui risiko kanker paru-paru.

Caranya, gabungkan kuku telunjuk kanan dan kiri. Lalu lihatlah ada celah di atasnya atau tidak. Jika iya, kondisi paru-paru Anda normal. Sebaliknya jika tidak, ada kemungkinan Anda berisiko kanker paru-paru.

Sebenarnya pemeriksaan menggunakan jari ini tidak cukup untuk mengungkap kanker paru-paru. Tetapi, 35 persen orang dengan kanker paru-paru memiliki tanda tersebut.

Tes jari untuk mengetahui kanker paru-paru atau tidak (Suara.com/Shevinna Putti)
Tes jari untuk mengetahui kanker paru-paru atau tidak (Suara.com/Shevinna Putti)

Tes jari telunjuk ini disebut juga sebagai 'Schamroth window test'. Konsep dari tes ini adalah untuk melihat celah seperti berlian di atas kuku yang digabungkan.

Meski begitu, bukan berarti tidak ada celah artinya Anda menderita kanker paru-paru. Karena, ada dan tidak adanya celah tersebut bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti masalah kuku.

Jadi, Anda membutuhkan pemeriksaan dengan dokter ahli lebih lanjut untuk mengetahui apakah kanker paru-paru benar atau tidak. Adapun gejala kanker paru-paru yang biasanya terjadi menurut NHS antara lain :

  • Batuk tidak hilang setelah 2-3 minggu dan semakin parah
  • Infeksi dada yang sering terjadi
  • Batuk berdarah
  • Sesak napas terus menerus
  • Kelelahan terus menerus atau kekurangan energi
  • Kehilangan nafsu makan atau penurunan berat badan yang aneh

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada yang Tunjukan Gejala Depresi di Medsos, Ini yang Harus Kamu Lakukan!

Ada yang Tunjukan Gejala Depresi di Medsos, Ini yang Harus Kamu Lakukan!

Lifestyle | Senin, 25 November 2019 | 16:34 WIB

Sahabat Bilang Anda Berubah, Jangan-jangan Sedang Depresi?

Sahabat Bilang Anda Berubah, Jangan-jangan Sedang Depresi?

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 17:12 WIB

Waduh, Gampang Baperan Bisa Jadi Gejala Anda Depresi

Waduh, Gampang Baperan Bisa Jadi Gejala Anda Depresi

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 15:00 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

×