Hepatitis A: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penyembuhannya

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 06 Desember 2019 | 08:48 WIB
Hepatitis A: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penyembuhannya
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Suara.com - Hepatitis A: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penyembuhannya

Penyakit hepatitis A masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Mudah menular, beberapa daerah di Indonesia sempat mengalami KLB hepatitis A baru-baru ini.

Kekinian, KLB hepatitis A terjadi di Depok, setelah sebelumnya sempat pula terjadi di Karawang dan Pacitan. Lalu, apa sebenarnya penyakit hepatitis A? Apa saja gejala dan bagaimana cara pengobatannya?

Dilansir laman WebMD, hepatitis A adalah penyakit infeksi virus yang menyerang liver. Penyakit ini ditularkan oleh virus hepatitis A dan bisa menyebabkan beberapa sindrom.

Secara umum, penularan penyakit hepatitis A terjadi akibat paparan kotoran manusia yang sudah terinfeksi ke makanan atau sumber air. Hal ini yang membuat penyakit hepatitis A biasanya mewabah secara lokal di satu daerah saja.

Terkait tingkat kefatalan, risiko kematian akibat hepatitis A tergolong kecil. Hampir seluruh pasien bisa sembuh dengan sempurna, meskipun masa sakitnya bisa beragam mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Tanda dan Gejala Hepatitis A

Lalu, apa saja gejala hepatitis A yang bisa terlihat? Secara umum, penyakit hepatitis A memiliki gejala seperti penyakit infeksi lainnya, yang ditandai dengan mual, demam, dan badan terasa lemas.

Namun pada sebagian kasus, gejala hepatitis A juga bisa membuat seseorang mengalami:

baca juga
  • Jaundice (penyakit kuning di mata dan urin)
  • Air kencing berwarna gelap
  • Nyeri perut
  • Kehilangan nafsu makanan
  • Diare

Gejala ini biasanya terjadi 1-2 minggu sejak terinfeksi virus hepatitis A.

Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis B.
Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis A. (Shutterstock)

Penyebab Hepatitis A

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, hepatitis A disebabkan oleh paparan kotoran pada makanan atau sumber air. Hepatitis A berisiko juga terjadi pada buah, sayur, dan makanan yang terkontaminasi saat pengiriman.

Penelitian juga menemukan risiko hepatitis A meningkat pada orang-orang yang gemar makan makanan mentah.

Faktor Risiko hepatitis A

Faktor risiko hepatitis A bermacam-macam, mulai dari gaya hidup dan higienitas. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Tinggal bersama orang terinfeksi hepatitis A
  • Pergi ke daerah yang sedang terjadi wabah hepatitis A
  • Penggunaan narkoba suntik ilegal
  • Anak-anak dan lansia dengan daya tahan tubuh rendah

Ingin tahu lebih lanjut tentang hepatitis A termasuk cara penyembuhannya? Simak di halaman selanjutnya ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Dirawat Karena Hepatitis A, Puluhan Murid SMP 20 Depok Tak Ikut Ujian

Masih Dirawat Karena Hepatitis A, Puluhan Murid SMP 20 Depok Tak Ikut Ujian

Jabar | Kamis, 05 Desember 2019 | 20:52 WIB

KLB Hepatitis A di Depok, Waspada Konsumsi Lalapan

KLB Hepatitis A di Depok, Waspada Konsumsi Lalapan

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 07:19 WIB

Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes Imbau Jakarta hingga Bekasi Waspada

Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes Imbau Jakarta hingga Bekasi Waspada

Health | Rabu, 04 Desember 2019 | 21:55 WIB

Terkini

Ritel Mulai Tinggalkan Perang Diskon, Pengalaman Belanja Jadi Andalan

Ritel Mulai Tinggalkan Perang Diskon, Pengalaman Belanja Jadi Andalan

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:27 WIB

Korsleting Masih Jadi Penyebab Kebakaran Jakarta, Warga Diminta Pasang Alat Listrik Berstandar SNI

Korsleting Masih Jadi Penyebab Kebakaran Jakarta, Warga Diminta Pasang Alat Listrik Berstandar SNI

News | Selasa, 01 September 2026 | 09:26 WIB

Korsleting Masih Jadi Penyebab Kebakaran Jakarta, Warga Diminta Pasang Alat Listrik Berstandar SNI

Korsleting Masih Jadi Penyebab Kebakaran Jakarta, Warga Diminta Pasang Alat Listrik Berstandar SNI

News | Selasa, 01 September 2026 | 09:24 WIB

4 OOTD Modern Casual-Chic ala Jang Gyu Ri, Buat Gaya Makin On Point!

4 OOTD Modern Casual-Chic ala Jang Gyu Ri, Buat Gaya Makin On Point!

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:23 WIB

Stop Judi Online! KKN UNISA Yogyakarta Edukasi Pemuda Jomblangan

Stop Judi Online! KKN UNISA Yogyakarta Edukasi Pemuda Jomblangan

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:23 WIB

Kualitas Udara Membaik, Status Pekanbaru Jadi Siaga Darurat Karhutla

Kualitas Udara Membaik, Status Pekanbaru Jadi Siaga Darurat Karhutla

Riau | Selasa, 01 September 2026 | 09:22 WIB

4 OOTD Modern Casual-Chic ala Jang Gyu Ri, Buat Gaya Makin On Point!

4 OOTD Modern Casual-Chic ala Jang Gyu Ri, Buat Gaya Makin On Point!

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:21 WIB

Rebalancing MSCI Berlaku, IHSG Dibuka Tetap Hijau di Level 6.500

Rebalancing MSCI Berlaku, IHSG Dibuka Tetap Hijau di Level 6.500

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:19 WIB

Nasib Gajah Sumatera Usai Karhutla di Way Kambas

Nasib Gajah Sumatera Usai Karhutla di Way Kambas

Lampung | Selasa, 01 September 2026 | 09:18 WIB

10 Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Menikah Menurut Primbon Jawa

10 Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Menikah Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 09:15 WIB

×