Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes Imbau Jakarta hingga Bekasi Waspada

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2019 | 21:55 WIB
Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes Imbau Jakarta hingga Bekasi Waspada
Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes minta kota lain waspada. (shutterstock)

Suara.com - Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes Imbau Jakarta hingga Bekasi Waspada

Setelah Depok menyandang status kejadian luar biasa (KLB) karena wabah Hepatitis A, kini Kementerian Kesehatan RI memperingati kota-kota tetangganya seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi untuk waspada karena virus berpotensi menyebar.

"Warga Jakarta dan Bekasi juga harus berhati-hati karena area ini berpotensi terjangkit," ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dr. Anung Sugihantono, M.Kes saat konferensi pers di Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Adapun pencegahannya yakni dengan menerapkan pola hidup besih, seperti mencuci sayur dan buah menggunakan air bersih untuk membasmi kuman E-Colli yang bisa memicu penularan virus ini. Oleh karena itu, Anung menghimbau dinas kota terkait untuk memberikan penyuluhan hidup sehat.

"Antisipasi bagi masyarakat, saya minta dinas masyarakat berikan penyuluhan perilaku hidup sehat ini. Misalnya sekalipun di sebelah saya hepatitis, tapi ketika melakukan perilaku yang bersih dan hidup sehat nggak akan menular, sendok yang dipakai dicuci yang benar nggak akan menular, kalau benar-benar melakukan itu," papar Anung.

Sedangkan arahan untuk tenaga kesehatan, Anung mengingatkan untuk tidak pernah menaati sistem kewaspaan dini terhadap yang sudah dibentuk. Misalnya, ada kejadian penyakit yang tidak biasa untuk segera dilaporkan dalam waktu 1x24 jam.

"Menaati apa yang ada dalam sistem kewaspadaan dini dan respon dalam bentuk melaporkan kejadian dalam waktu 1x24 jam, sering kali karena tadi saya katakan kejadian (hepatitis) ini sudah banyak," papar Anung.

Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)
Wabah Hepatitis A di Depok, Kemenkes minta kota lain waspada. (shutterstock)

Anung juga bercerita kasus hepatitis A kali ini sempat kecolongan, karena informasi yang diterima Kemenkes cukup terlambat. Kejadian ditemukan pada 12 November, seharusnya selambat-lambatnya pada 14 November Kemenkes sudah mendapat laporan. Sayangnya, laporan baru diterima pada 21 November 2019.

"Itu kan harusnya paling lambat ya tanggal 14 sudah sampai kesini, 12 November harusnya 1x 24 jam di kabupaten, dari kabupaten ke provinsi ke kita, jadi satu kesatuan besar," tuturnya.

"Tapi kalau ini penyakit tertentu harus 24 jam sampai ke tempat kita, ini juga diminta bapak menteri untuk sistem kewaspadaan ini kemudian muncul dalam satu kesatuan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Akui Wabah di Depok Tingkatkan Prevalensi Hepatitis A di 2019

Kemenkes Akui Wabah di Depok Tingkatkan Prevalensi Hepatitis A di 2019

Health | Rabu, 04 Desember 2019 | 18:17 WIB

Kian Menjalar, Pemkot Depok Tingkatkan Status Virus Hepatitis A Jadi KLB

Kian Menjalar, Pemkot Depok Tingkatkan Status Virus Hepatitis A Jadi KLB

Jabar | Sabtu, 30 November 2019 | 00:00 WIB

Hepatitis A Serang Siswa SMP di Depok, Waspada Keamanan Jajanan Sekolah

Hepatitis A Serang Siswa SMP di Depok, Waspada Keamanan Jajanan Sekolah

Health | Selasa, 26 November 2019 | 16:12 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB