Pria Berisiko Disfungsi Seksual Setelah Operasi Hernia, ini Temuan Peneliti

Dany Garjito | Shevinna Putti Anggraeni
Pria Berisiko Disfungsi Seksual Setelah Operasi Hernia, ini Temuan Peneliti
Ilustrasi pria disfungsi seksual (shutterstock)

Peneliti menemukan bahwa operasi untuk mengatasi hernia berisiko menyebabkan disfungsi seksual pada pria.

Suara.com - Sebuah penelitian menunjukkan banyak pria mengalami disfungsi seksual atau rasa sakit saat berhubungan seksual setelah operasi pangkal paha untuk mengatasi hernia.

Para peneliti pun telah menganalisis hubungan antara operasi hernia dengan disfungsi seksual terhadap 4.884 orang.

Penelitian mereka fokus pada pria yang memiliki hernia inguinalis, ketika jaringan lunak di usus membengkak melalui dinding perut ke selangkangan.

Secara keseluruhan, 5,3 persen pria mengalami disfungsi seksual setelah operasi untuk mengatasi hernia inguinalis dan 9 persen pria mengalami nyeri selama aktivitas seksual.

"Setidaknya disfungsi seksual dan rasa sakit saat aktivitas seksual tidak terlalu umum yang merupakan hasil operasi untuk mengatasi hernia inguinalis pada pria," kata dr. David Soybel dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Pennsylvania di Hershey dikutip dari asiaone.com.

Soybel mengatakan ahli bedah dan pasien harus menemukan cara untuk mengatasi dampak operasi hernia pada kesehatan seksual.

Ilustrasi pasangan mengalami disfungsi seksual. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan mengalami disfungsi seksual. (Shutterstock)

Dengan prosedur invasif minimal 7,8 persen pasien mengalami disfungsi seksual dan 7,4 persen memiliki aktivitas seksual yang menyakitkan setelahnya.

Sementara dengan operasi "terbuka" yang lebih invasif, sekitar 3,7 persen pasien mengalami disfungsi seksual dan 12,5 persen memiliki aktivitas seksual yang menyakitkan.

Menurut Journal of American College of Surgeons, menemukan pria yang mendapat anestesi umum saat prosedur terbuka mengalami disfungsi seksual sekitar 1,9 persen. Jumlah itu lebih sedikit daripada pria yang hanya mendapat anestesi lokal, yakni mencapai 6,2 persen.

Studi ini hanya mengamati aktivitas seksual menyakitkan berdasarkan prosedur operasi yang menggunakan anestesi umum.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS