Turun Berok Pada Anak Bisa Menyiksa, Bisakah Dihilangkan? Ini Cara Mengobatinya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 21 Juni 2024 | 10:27 WIB
Turun Berok Pada Anak Bisa Menyiksa, Bisakah Dihilangkan? Ini Cara Mengobatinya
Ilustrasi bayi yang baru lahir (Freepik/rawpixel.com)

Suara.com - Hernia atau turun berok juga bisa terjadi pada anak. Kondisi ini paling sering terjadi pada area selangkangan dan pusar. Kalau sudah begitu, bisakah  turun berok anak dihilangkan?

Turun berok adalah kondisi medis di mana organ atau jaringan di dalam tubuh menonjol melalui area yang lemah pada dinding otot atau jaringan sekitarnya.

Turun berok di selangkangan disebut dengan hernia inguinalis. Lalu turun berok di pusat disebut dengan hernia umbilikalis. Menurut Dokter Spesialis Bedah Anak Eka Hospital Cibubur, dr. Gibran Kashigi, Sp.BA, dua jenis hernia yang sering terjadi pada anak ini terjadi karena adanya kelemahan dinding perut sejak lahir.

"Faktor genetik bisa berperan, di mana adanya riwayat keluarga dengan hernia meningkatkan risiko. Hernia juga dapat terjadi jika ada kelemahan pada otot atau jaringan yang belum berkembang dengan sempurna selama masa kehamilan," ujar dr. Gibran melalui keterangan yang diterima suara.com, Jumat (21/6/2024).

Hernia inguinalis terjadi ketika usus atau jaringan lain menonjol melalui dinding perut di selangkangan. Sedangkan hernia umbilikalis terjadi ketika jaringan menonjol melalui lubang di otot perut di sekitar pusar.

Ada juga hernia diafragmatika, yang lebih jarang, di mana organ perut masuk ke dalam rongga dada melalui defek diafragma.

"Gejala utama hernia adalah timbulnya sebuah benjolan atau pembengkakan di area tertentu seperti perut atau selangkangan, benjolan tersebut mungkin akan semakin membesar dan terlihat pada saat anak menangis, batuk, atau mengejan, dan bisa menghilang atau mengecil pada saat anak berbaring atau rileks," jelas dr. Gibran.

Hernia pada anak ini bisa memicu rasa tidak nyaman bahkan kesakitan, khususnya saat anak terlalu aktif dan melakukan posisi tertentu.

Pengobatan turun berok pada anak

baca juga

Menurut dr. Gibran, saat turun berok pada anak diperiksa dokter biasanya akan meminta pasien mengejan untuk melihat benjolan tersebut. Termasuk menjalani pemeriksaan ultrasound atau rontgen untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Turun berok pada anak bisa diobati, tapi jika dibiarkan dr. Gibran mengatakan bisa menyebabkan komplikasi berbahaya, seperti hernia terjepit.

"Di mana bagian usus atau jaringan lain terperangkap dan suplai darahnya terganggu. Ini dapat menyebabkan nyeri hebat, mual, muntah, dan memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah terjadinya kerusakan jaringan," paparnya.

Pada hernia umbilikalis dengan ukuran membesar, pengobatannya tidak perlu penanganan khusus karena disebut akan bisa menutup dengan sendirinya selama beberapa tahun.

"Dokter akan memantau pertumbuhan hernia secara rutin untuk memastikan tidak ada komplikasi dan menentukan apakah intervensi medis diperlukan," paparnya.

Namun apabila hernia tidak menutup dengan sendirinya atau menyebabkan gejala serius, maka Dokter akan merekomendasikan operasi, yaitu dengan pengembalian jaringan yang menonjol ke posisi normal dan memperbaiki dinding perut yang lemah.

"Setelah operasi, anak biasanya dapat pulang pada hari yang sama atau keesokan harinya. Dokter akan memberikan instruksi tentang perawatan luka dan membatasi aktivitas fisik selama beberapa minggu untuk memastikan penyembuhan optimal. Kontrol rutin diperlukan untuk memantau pemulihan anak," pungkas dr. Gibran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atta Halilintar Operasi Laparoskopi Usai Tumbang Karena Hernia, Berapa Biaya yang Dihabiskan?

Atta Halilintar Operasi Laparoskopi Usai Tumbang Karena Hernia, Berapa Biaya yang Dihabiskan?

Lifestyle | Selasa, 06 Februari 2024 | 07:47 WIB

Ada Lubang di Bagian Perut, Atta Halilintar Ungkap Kronologi Operasi Hernia yang Dijalaninya

Ada Lubang di Bagian Perut, Atta Halilintar Ungkap Kronologi Operasi Hernia yang Dijalaninya

Entertainment | Senin, 05 Februari 2024 | 17:15 WIB

Apa itu Penyakit Hernia? Kenali Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Riwayat Penyakit Atta Halilintar

Apa itu Penyakit Hernia? Kenali Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Riwayat Penyakit Atta Halilintar

Health | Sabtu, 03 Februari 2024 | 10:45 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×