Array

Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur saat Liburan

Rabu, 25 Desember 2019 | 13:38 WIB
Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur saat Liburan
Ilustrasi seorang ibu dan anak tidur bersama. (Shutterstock)

Suara.com - Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur Saat Liburan

Rayakan libur Natal dan Tahun Baru bersama keluarga lengkap tentu punya tantangan tersendiri. Ketika sudah punya anak, tidak sedikit anak yang justru ingin tidur larut malam atau bahkan begadang semalaman dengan alasan mumpung sedang libur.

Untuk menyiasati anak yang susah tidur saat liburan, ada beberapa cara, yaitu:

Dilansir Hello Sehat dari Sleep, Anda bisa menyiasatinya dengan membuat anak lebih lelah di siang hari. Perbanyaklah aktivitas menyenangkan di pagi sampai siang hari sehingga ketika sudah malam, ia akan tidur lebih cepat karena sudah capek.

Ciptakan suasana yang nyaman

Melansir dari Huffpost, jika Anda sekeluarga berencana untuk berlibur di hotel, tidur ramai-ramai di satu kamar malah membuat anak tidak bisa tidur dengan nyaman. Sebaiknya beri kelonggaran untuk jumlah orang dalam satu kamar agar suasana lebih nyaman dan tenang.

Bila Anda berencana tidur di hotel, bisa menyewa kasur tidur bayi agar ia bisa tidur lebih nyaman. Ruang tidur yang lengang akan membuat anak lebih mudah tidur di malam hari.

Konsisten dengan waktu tidur

Meski sedang liburan, usahakan konsisten dengan waktu tidur yang sudah diciptakan di rumah. Bila ada acara di malam hari, baiknya anak tidur siang untuk mempertahankan rutinitas yang biasa ia terapkan di rumah.

Baca Juga: Suasana Khidmat Misa Natal di Gereja Katedral

Saat liburan, bawa serta barang kesayangan anak Anda yang bisa menciptakan suasana rumah meski sedang berada di luar. Misalnya, selimut, bantal, guling, atau boneka kesayangan. Barang-barang kesayangannya ini bisa mengurangi anak susah tidur saat liburan.

Antisipasi perbedaan waktu

Bila Anda dan keluarga liburan ke luar negeri yang memiliki perbedaan waktu cukup drastis, ubah waktu tidur 15 menit lebih cepat atau lebih lambat. Lakukan selama 3-4 hari sebelum berangkat liburan, untuk mengantisipasi jetlag.

Komunikasikan dengan anak

Cara-cara di atas bisa tidak berhasil bila Anda tidak berkomunikasi dengan anak tentang liburan yang akan dijalani. Beritahu lokasi liburan, tempat menginap, dan kegiatan yang akan dilakukan selama di sana. Beri pemahaman bahwa suasana tidur akan berbeda dengan di rumah namun tetap nyaman dan aman.

Tidak lupa, untuk beritahu bahwa waktu tidur selama liburan tetap sama seperti di rumah. Komunikasikan juga dengan pasangan Anda untuk tidak mengajak bermain anak di saat waktu tidur. Ini akan mengurangi kemungkinan anak susah tidur saat liburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI