Solar Retinopathy, Gangguan Kesehatan Mata Akibat Menatap Gerhana Matahari

Vania Rossa

Kamis, 26 Desember 2019 | 10:18 WIB
Solar Retinopathy, Gangguan Kesehatan Mata Akibat Menatap Gerhana Matahari
Ilustrasi Gangguan Kesehatan Mata. (Shutterstock)

Suara.com - Fenomena alam gerhana matahari cincin hari ini, 26 Desember 2019, dapat dinikmati oleh sebagian masyarakat Indonesia di beberapa wilayah tertentu. Hal ini tentu saja disambut antusias oleh banyak orang. Tapi, tentu saja tak semudah itu mengamati gerhana matahari secara langsung. Banyak ahli dan pakar kesehatan yang telah memperingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengamati fenomena alam ini.

Gejala Solar Retinopathy

Melihat gerhana matahari, baik secara langsung ataupun tidak langsung, sangatlah berbahaya bagi mata. Diperlukan media perantara berfilter khusus untuk mengamatinya. Jika pesan ini tak dipatuhi, hal ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut solar retinopathy, yaitu kerusakan mata akibat radiasi matahari.

Dilansir dari N Vision Centers, kondisi solar retinopathy umumnya tidak langsung bergejala. Tapi setelah 4-6 jam (beberapa gejala ada yang baru muncul setelah 12 jam), barulah akan muncul gejala berupa rasa tidak nyaman pada mata saat menatap cahaya terang, sakit mata, mata berair, dan sakit kepala.

Dalam kondisi yang lebih serius, solar retinopathy dapat menyebabkan pandangan kabur atau berbayang, menurunkan kemampuan melihat warna dan bentuk, munculnya bintik hitam di tengah mata, dan yang paling parah adalah kerusakan mata permanen.

Pencegahan Solar Retinopathy

Solat retinopathy terjadi akibat terlalu banyak sinar ultraviolet (UV) yang masuk ke retina dan akhirnya merusak mata. Saat masuk ke mata, sinar UV akan difokuskan oleh lensa dan diserap oleh retina yang berada di belakang mata. Sinar UV kemduian akan menghasilkan radikal bebas yang mulai mengoksidasi jaringan di sekitar mata, dan membuat sel batang dan sel kerucut pada retina akan rusak.

Beberapa orang berpikir bahwa sunglasses atau kacamata hitam dapat melindungi mereka dari ancaman solar retinopathy. Padahal ini salah besar. Bahkan kacamata hitam terbaik sekalipun, sangat jarang yang mampu menjamin keamanan mata seratus persen saat menatap gerhana matahari. Anda disarankan menggunakan kacamata yang menggunakan filter khusus yang dapat meredam intensitas cahaya matahari.

Cara melihat gerhana matahari juga perlu diperhatikan. Hindari menatap matahari terus-menerus. Sesekali, alihkan pandangan Anda beberapa saat sebelum menatapnya lagi. Saat gerhana matahari mencapai puncaknya, yaitu ketika matahari tertutup total dan langit menjadi gelap, Anda boleh melepas kacamata atau pelindung. Tapi, gerhana matahari total hanya terjadi beberapa detik. Setelah itu, Anda harus kembali menggunakan pelindung mata.

baca juga

Cara Mengatasi Solar Retinopathy

Tidak ada pengobatan untuk kondisi solar retinopathy. Tetapi, tetap saja Anda harus menemui dokter mata untuk mengatasi gejala yang dirasakan setelah menatap gerhana matahari. Banyak orang akan pulih dari solar retinopathy dalam waktu tiga hingga enam bulan.

Ada juga rumor yang menyebut bahwa solar retinopathy dapat menimbulkan kebutaan. Meski tidak seekstrem itu, namun menurut penjelasan dari LiveScience, kerusakan retina yang sangat parah akibat melihat gerhana matahari, dapat membuat Anda kesulitan melihat detail-detail kecil, misalnya tulisan pada koran, spot hitam, atau tekstur benda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Lihat Gerhana Matahari Cincin Hari Ini? BMKG Siarkan Langsung

Mau Lihat Gerhana Matahari Cincin Hari Ini? BMKG Siarkan Langsung

Tekno | Kamis, 26 Desember 2019 | 09:18 WIB

Wadidaw! Gerhana Matahari Cincin 26 Desember Ternyata Paling Berbahaya

Wadidaw! Gerhana Matahari Cincin 26 Desember Ternyata Paling Berbahaya

Tekno | Kamis, 26 Desember 2019 | 08:59 WIB

Ini 8 Mitos Seputar Gerhana Matahari Cincin

Ini 8 Mitos Seputar Gerhana Matahari Cincin

Tekno | Kamis, 26 Desember 2019 | 08:02 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×