Kesha Ratuliu Pernah Alami Kekerasan Dalam Pacaran, Simak 5 Penyebabnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 09 Januari 2020 | 20:05 WIB
Kesha Ratuliu Pernah Alami Kekerasan Dalam Pacaran, Simak 5 Penyebabnya
Kesha Ratuliu [Evi Ariska/Suara.com]

Suara.com - Kesha Ratuliu, ponakan Mona Ratuliu, baru-baru ini menceritakan masa lalunya ketika berpacaran dengan pria kasar. Kesha Ratuliu mengaku pernah mengalami kekerasan dalam pacaran sebelum menjalin hubungan dengan Adhi Permana.

"Dia pertama kali mukul. Itu bukan ketiga atau keenam pacaran itu sudah dipukul. Tapi mukulnya gini, kita berdebat, tangan dia melayang di muka aku," ujar Kesha Ratuliu dalam akun YouTube Gritte Agatha yang diunggah pada Rabu (8/1/2020) kemarin.

Kesha Ratuliu mengaku awalnya kaget mengalami kekerasan dalam pacaran. Tetapi, ia tidak bisa menghindarinya meski lehernya pernah diinjak hingga hubungan asmara itu berjalan 1 tahunan.

"Nggak kenceng, sih. Ditampar tapi nggak kenceng. Aku kaget. Karena sebelumnya nggak pernah mendapat perlakuan kayak gitu dari lawan jenis," tutur Kesha.

"Diinjek lehernya. Abis itu dipukul lagi. Aku syok banget, aku cuma nangis. Aku mau syuting saat itu. Terus dia bilang, 'Di depan ada si ini, lo tunjukkin nggak ada apa-apa'. Terus di mobil aku diludahi, dibilang perempuan murahan," sambungnya.

Selain Kesha Ratuliu, banyak orang mungkin pernah atau sedang mengalami kekerasan dalam pacaran. Kekerasan dalam pacaran ini bisa termasuk kekerasan fisik, seksual, psikologis, dan emosional.

Kesha Ratuliu [Evi Ariska/Suara.com]
Kesha Ratuliu [Evi Ariska/Suara.com]

Tindakan ini terjadi sebagai cara membatasi pasangannya dalam bentuk yang berlebihan. Seperti, melarang pasangan berpergian dengan teman-temannya, berteman dengan lawan jenis dan lainnya.

Adapun beberapa hal yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam pacaran, seperti yang dilansir oleh hellosehat.com, antara lain:

1. Kepercayaan diri pelaku rendah

baca juga

Tingkat kepercayaan diri yang rendah juga bisa menjadi penyebab seseorang melakukan kekerasan dalam hubungan asmara. Pelaku biasanya akan berusaha mengendalikan perilaku pasangannya.

2. Belum memahami pacaran sehat

Kebanyakan kasus terjadinya kekerasan dalam pacaran karena mereka belum memahami dengan baik makna dari sebuah hubungan asmara. Mereka belum memahami batas-batas wajar dan tidak wajar selama pacaran. Apalagi jika mereka sama-sama belum pernah memiliki pengalaman menjalin hubungan asmara.

3. Pernah mengalami kekerasan di masa lalu

Pelaku yang melakukan kekerasan secara verbal maupun fisik dalam hubungan bisa jadi pernah mengalami atau melihatnya di masa lalu. Dengan begitu, pelaku melanjutkan lagi ingatan mereka dan melakukannya di hubungan asmaranya.

4. Membangun citra di depan orang lain

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianiaya Mantan Pacar, Kesha Ratuliu: Dia Bipolar

Dianiaya Mantan Pacar, Kesha Ratuliu: Dia Bipolar

Entertainment | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:43 WIB

Kesha Ratuliu Curhat Dianiaya Mantan Pacar, Lehernya Sampai Diinjak-injak

Kesha Ratuliu Curhat Dianiaya Mantan Pacar, Lehernya Sampai Diinjak-injak

Entertainment | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:20 WIB

Jokowi: Kasus Kekerasan Terhadap Anak Adalah Fenomena Gunung Es

Jokowi: Kasus Kekerasan Terhadap Anak Adalah Fenomena Gunung Es

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 15:08 WIB

Pasangan Humoris, 4 Zodiak Ini Jago Bikin Hubungan Cinta Penuh Tawa

Pasangan Humoris, 4 Zodiak Ini Jago Bikin Hubungan Cinta Penuh Tawa

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×