Remaja Alami Kebutaan Usai Makan French Fries Setiap Hari, Bagaimana Bisa?

Yasinta Rahmawati

Selasa, 14 Januari 2020 | 07:00 WIB
Remaja Alami Kebutaan Usai Makan French Fries Setiap Hari, Bagaimana Bisa?
Ilustrasi anak makan kentang goreng dan burger, makanan siap saji, junkfood. (Shutterstock)

Suara.com - Di akhir 2019, diberitakan bahwa seorang remaja mengalami kebutaan karena makan french fries setiap hari. Kasus tersebut membawa penelitian baru pada kelainan makan yang tidak lazim dan berpotensi berbahaya.

Dilansir dari Health, menurut sebuah studi kasus dalam jurnal Annals of Internal Medicine, remaja itu pergi ke dokter ketika dia mengalami kesulitan mendengar dan melihat.

Dokter menemukan bahwa ia kekurangan vitamin B12, yang membuat mereka melakukan lebih banyak tes. Dokter akhirnya mendiagnosisnya dengan kelainan makan yang disebut kelainan asupan makanan terbatas atau avoidant-restrictive food intake disorder (ARFID).

Laporan kasus mengatakan ARFID adalah gangguan yang relatif baru, yang dulu disebut "gangguan makan selektif." Pasien didiagnosis dengan ARFID setelah bertahun-tahun hanya makan makanan tidak sehat tertentu seperti keripik kentang dan kentang goreng.

Tidak seperti gangguan makan lainnya, ARFID tidak didorong oleh berat badan atau bentuknya, kata laporan kasus tersebut. Bahkan, orang-orang dengan gangguan kelainan makan ini sering memiliki BMI normal.

Ilustrasi kentang goreng. (Pixabay/hansbenn)
Ilustrasi kentang goreng. (Pixabay/hansbenn)

"Tinggi dan berat badan rata-rata serta indeks massa tubuh normal. Namun, pasien itu mengaku, sejak sekolah dasar, dia tidak mau makan tekstur makanan tertentu," kata laporan kasus itu. "Dia mendapatkan kentang goreng setiap hari dari toko ikan dan keripik setempat dan mengudap Pringles (Kellogg), roti putih, irisan ham olahan, dan sosis,."

Menurut laporan kasus, orang dengan ARFID "kurang tertarik" pada makanan. Kepekaan mereka terhadap tekstur makanan tertentu meningkat dan mereka takut dengan apa yang akan terjadi jika mereka makan makanan tertentu.

Menurut National Eating Disorders Association (NEDA), gangguan ini dapat menyebabkan penurunan berat badan, kurang nafsu makan dan masalah pencernaan di antara masalah lainnya. Asosiasi menambahkan bahwa orang-orang dengan kelainan ini bisa takut muntah dan tersedak.

Gangguan tersebut menyebabkan pasien mengalami defisiensi vitamin B12 yang dikonfirmasi. Laporan itu mengatakan pasien kemungkinan juga menderita kekurangan nutrisi berikut: B1, B2, B3, B6, B9 dan tembaga.

baca juga

Namun, kehilangan penglihatan adalah bagian yang paling menggelisahkan dari laporan kasus tersebut. Sementara itu mungkin tidak menjadi perhatian utama ketika datang ke gangguan makan, empat penulis studi kasus yang berbasis di Inggris berpendapat bahwa dokter harus menyadari bahwa diet seseorang dapat secara drastis memengaruhi penglihatan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

French Fries Bukan dari Perancis, Ketahui 5 Faktanya!

French Fries Bukan dari Perancis, Ketahui 5 Faktanya!

Lifestyle | Jum'at, 15 November 2019 | 17:13 WIB

Gokil, Stand Kuliner Ini Tawarkan Diskon yang Besarnya Sesuai Jumlah Mantan

Gokil, Stand Kuliner Ini Tawarkan Diskon yang Besarnya Sesuai Jumlah Mantan

Lifestyle | Sabtu, 09 November 2019 | 19:40 WIB

10 Tahun Berlalu, Begini Wujud Menu McDonalds Terakhir di Islandia

10 Tahun Berlalu, Begini Wujud Menu McDonalds Terakhir di Islandia

Lifestyle | Rabu, 06 November 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:51 WIB

KPK Dalami Dugaan Permintaan Uang Terkait Pembukaan Blokir Lahan PT Summarecon

KPK Dalami Dugaan Permintaan Uang Terkait Pembukaan Blokir Lahan PT Summarecon

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Angke, Barang Diduga Berasal dari Kampung Boncos

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Angke, Barang Diduga Berasal dari Kampung Boncos

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Jaga Daya Saing Industri Nasional di Kancah Global, PLN Terus Perkuat Layanan REC dan GEAS

Jaga Daya Saing Industri Nasional di Kancah Global, PLN Terus Perkuat Layanan REC dan GEAS

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:46 WIB

×