Idap Kondisi Langka, Pria Ini Selalu Alami Kecemasan Setiap Ejakulasi

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 19 Januari 2020 | 20:00 WIB
Idap Kondisi Langka, Pria Ini Selalu Alami Kecemasan Setiap Ejakulasi
Ilustrasi pria ejakulasi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria 25 tahun asal Amerika Serikat takut mengalami ejakulasi saat berhubungan seksual karena menyebabkan kecemasan, letih, lemah otot dan kabut otak.

Sehingga ia tidak pernah melakukan masturbasi dan menghindari ejakulasi selama berhubungan seks. Kondisi ini disebabkan kelainan langka, yakni sindrom penyakit pasca-orgasme (POIS).

Biasanya, gejala penyakit ini berlangsung selama 2 minggu dan bisa langsung menyerang atau ditunda dua hingga tiga hari.

Tetapi, pria itu telah sembuh dari kelainan langkanya setelah mendapat suntikan hormon yang meningkatkan kadar testosteronnya.

Sebelum itu dilansir oleh Daily Mail, dokter mengatakan bahwa pria itu orgasme hanya sekali setiap 8 hingga 12 minggu selama menderita kelainan langka.

Pria itu pun mengaku telah menderita penyakit POIS sejak melewati masa pubertas pada usia 16 tahun. POIS disebabkan oleh pria yang alergi terhadap air mani sendiri, baik melakukan kontak atau aliran hormon yang dilepaskan saat klimaks.

Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]
Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

Meskipun penyebab pastinya belum jelas, para peneliti berspekulasi kondisi ini mungkin memengaruhi lebih banyak pria, tapi mereka tidak melaporkan gejalanya.

Kondisi ini pertama kali dilaporkan pada tahun 2002 silam. Rata-rata mereka mengalami gejala seperti pilek dan mata terbakar setelah ejakulasi.

Berdasarkan Laporan Kasus Urologi dari Men's Health Boston di Massachusetts, mengatakan bahwa pria itu telah menemukan beberapa dokter yang memberinya obat antidepresan dan anti-kecemasan.

baca juga

Ia juga melakukan penelitian online sendiri, lalu mencoba berbagai pola diet, konsumsi suplemen dan antihistamin tetapi tidak ada yang berhasil.

Setelah dirujuk ke Men's Health, ahli urrologi menemukan bahwa kadar testosteron pria itu rendah. Ternyata resposn tubuhnya lamban dalam mengisi hormon sks setiap kali ejakulasi.

Akhirnya, petugas medis meresepkan terapi penggantian human chorionic gonadotropin (hCG), yang disuntikkan tiga kali seminggu. HCG kadang-kadang disebut 'hormon kehamilan' karena perannya yang penting dalam menjaga kehamilan.

Tetapi pada pria, suntikan hormon dapat merangsang testis untuk menghasilkan lebih banyak testosteron. Kini setelah sembuh, pria itu lebih sering ejakulasi tanpa mengalami kelemahan, kecemasan, kabut otak dan malaise.

Pria itu mengaku ini adalah pertama kali dalam hidupnya mengalami orgasme tanpa konsekuensi fisik dan emosional sejak usia 16 tahun. Bahkan ia juga mengalami peningkatan suasana hati, energi keseluruhan dan libido.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Tidak Makin Parah, Kelola Gangguan Kecemasan dengan 4 Makanan Ini

Agar Tidak Makin Parah, Kelola Gangguan Kecemasan dengan 4 Makanan Ini

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 17:00 WIB

Pengidap Gangguan Kecemasan Sebaiknya Hindari Mengonsumsi 3 Hal Ini

Pengidap Gangguan Kecemasan Sebaiknya Hindari Mengonsumsi 3 Hal Ini

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 16:00 WIB

Jangan Tertipu, Ini 5 Tanda Orgasme Palsu Pada Perempuan

Jangan Tertipu, Ini 5 Tanda Orgasme Palsu Pada Perempuan

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2020 | 21:37 WIB

Terkini

Kenapa Setrika Tiba-Tiba Keluar Asap? Jangan Panik, Kenali 5 Penyebabnya!

Kenapa Setrika Tiba-Tiba Keluar Asap? Jangan Panik, Kenali 5 Penyebabnya!

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 07:44 WIB

Saksi Kasus Pungli Gowa Ngaku Diperiksa di Bawah Pohon dan Diancam, Polisi: Tidak Benar!

Saksi Kasus Pungli Gowa Ngaku Diperiksa di Bawah Pohon dan Diancam, Polisi: Tidak Benar!

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 07:39 WIB

Luruskan Pidato Politik, AHY Tegaskan Demokrat Tak Berpaling dari Prabowo

Luruskan Pidato Politik, AHY Tegaskan Demokrat Tak Berpaling dari Prabowo

News | Kamis, 10 September 2026 | 07:34 WIB

Dapur Gizi RSSA Malang Hangus Terbakar, Pasien Mengungsi dan Pasokan Makanan Beralih Katering

Dapur Gizi RSSA Malang Hangus Terbakar, Pasien Mengungsi dan Pasokan Makanan Beralih Katering

Malang | Kamis, 10 September 2026 | 07:31 WIB

BBM dan Elpiji Sulsel Langka 2 Bulan, DPRD Semprot Pertamina: Jangan Cuma Beri Penjelasan!

BBM dan Elpiji Sulsel Langka 2 Bulan, DPRD Semprot Pertamina: Jangan Cuma Beri Penjelasan!

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 07:30 WIB

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi di Indonesia, Bawa Layar 144Hz dan Dual Chipset

Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi di Indonesia, Bawa Layar 144Hz dan Dual Chipset

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 07:25 WIB

HBD 2026 Menembus 4 Pulau, Sensasi Touring Lintas Generasi yang Tak Biasa

HBD 2026 Menembus 4 Pulau, Sensasi Touring Lintas Generasi yang Tak Biasa

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 07:22 WIB

Antrean Panjang BBM di SPBU Pulau Sulawesi Tak Wajar

Antrean Panjang BBM di SPBU Pulau Sulawesi Tak Wajar

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 07:21 WIB

Sempat Melonjak Tajam, Serangan ISPA di Lampung Akibat Erupsi Anak Krakatau Akhirnya Melandai

Sempat Melonjak Tajam, Serangan ISPA di Lampung Akibat Erupsi Anak Krakatau Akhirnya Melandai

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 07:20 WIB

Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu

Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 07:15 WIB

×