Meski Mudah Menular, Virus Corona Bukan Penyebab Tunggal Kematian di China

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 29 Januari 2020 | 19:11 WIB
Meski Mudah Menular, Virus Corona Bukan Penyebab Tunggal Kematian di China
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Suara.com - Meski Mudah Menular, Virus Corona Bukan Penyebab Tunggal Kematian di China

Virus corona Wuhan alias 2019-nCoV sudah menginfeksi lebih dari 2.700 orang, dengan 80 di antaranya meninggal dunia. Meski menginfeksi banyak orang dan mudah menular, pakar kesehatan berpendapat tingkat kefatalan penyakit ini tidak separah MERS atau SARS yang masih keluarga coronavirus.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia, Dr. Daeng M Faqih mengatakan belum ada laporan yang mengatakan pasien meninggal dunia disebabkan tunggal dan murni karena virus corona. Kasus kematian yang tercatat rata-rata terjadi pada pasien yang memiliki penyakit lain seperti diabetes, liver, gagal ginjal, hingga jantung.

"Penyebab kematian karena infeksi virus corona ini sekarang belum dilaporkan yang murni disebabkan karena virus corona, tapi karena ada penyakit pendamping atau komorbid istilahnya," kata Dr. Daeng di Jakarta, Rabu, (29/1/2020).

Pada akhirnya, ia mengatakan, penyakit pendamping atau penyerta tersebut, terinfeksi virus corona, bergabung menjadi satu dan membuat penyakit menjadi semakin parah. "Itu yang menyebabkan kematian."

Untuk itu, Dr. Daeng menekankan pentingnya kewaspadaan pada kelompok rentan seperti anak-anak, orangtua, serta seseorang yang memiliki riwayat dengan penyakit kronis serta orang dengan daya tahan tubuh yang rendah.

Ditemui dalam acara berbeda, Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi dari RSCM, dr. Adityo Susilo, mengatkan bahwa virus yang teridentifikasi sejak awal Desember 2019 tersebut memiliki risiko kematian yang lebih rendah daripada penyakit virus lainnya yang pernah mewabah yaitu SARS dan MERS.

Petugas Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD Pasar Minggu mempraktekkan cara memakai masker yang benar kepada pasien saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD Pasar Minggu mempraktekkan cara memakai masker yang benar kepada pasien saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Risiko kematian kasus SARS adalah 10 persen meninggal dunia, Mers 35 persen. Berdasarkan hitung-hitungan kasar, virus corona sebenarnya (risiko kematian) 3 persen. Virusnya tersebar cepat tapi angka risiko kematiannya tidak sebesar Sars apalagi Mers," tambah dr. Adityo.

baca juga

Ia melanjutkan, baik SARS dan Mers belum ditemukan obatnya. Kedua penyakit tersebut diatasi dengan memberikan pengobatan suportif dengan memberikan vitamin daya tahan tubuh agar tubuh dapat menyerang virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dirawat di Sardjito, Balita Asal China Dinyatakan Negatif Corona

Sempat Dirawat di Sardjito, Balita Asal China Dinyatakan Negatif Corona

Jogja | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:58 WIB

Wanita 87 Tahun Sembuh dari Virus Corona, Disambut Sukacita Staf Medis

Wanita 87 Tahun Sembuh dari Virus Corona, Disambut Sukacita Staf Medis

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:24 WIB

Tiga Hari Didera Hoaks Virus Corona Wuhan, Kunjungan RSUP Dr Sardjito Turun

Tiga Hari Didera Hoaks Virus Corona Wuhan, Kunjungan RSUP Dr Sardjito Turun

Jogja | Rabu, 29 Januari 2020 | 17:40 WIB

Terkini

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×