Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Dinda Rachmawati

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
FNM Society dan Takeda Gelar Forum “Rights. Justice. Action.” untuk Perempuan dan Anak Perempuan (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Indonesia maju ke peringkat 97 dalam Global Gender Gap Report 2025, menunjukkan peningkatan keterwakilan perempuan di posisi kepemimpinan.
  • Indikator kesehatan menunjukkan 63,2 persen persalinan di fasilitas kesehatan, namun 5,9 persen perempuan menikah di bawah usia 18 tahun.
  • Forum Hari Perempuan Internasional menekankan aksi lintas sektor diperlukan untuk kesetaraan gender dan penguatan peran perempuan dalam kesehatan.

Suara.com - Momentum Hari Perempuan Internasional setiap tahun menjadi pengingat bahwa isu kesehatan perempuan tidak dapat dipisahkan dari upaya mendorong kesetaraan dan keadilan sosial.

Di Indonesia, sejumlah indikator menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir, meski berbagai tantangan masih perlu diatasi agar perempuan benar-benar dapat memperoleh akses yang setara terhadap kesehatan, pendidikan, serta kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan.

Laporan Global Gender Gap Report 2025 menunjukkan posisi Indonesia berada di peringkat ke-97 dunia, naik tiga posisi dibandingkan tahun sebelumnya. Skor kesetaraan gender juga meningkat dari 68,6 persen menjadi 69,2 persen. 

Kemajuan ini turut terlihat dari meningkatnya keterwakilan perempuan di posisi kepemimpinan, terutama pada kategori legislator, pejabat senior, dan manajer yang naik dari 20,5 persen pada 2006 menjadi 49,4 persen pada 2025. 

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa peluang perempuan untuk berperan dalam pengambilan keputusan publik semakin terbuka. Di sektor kesehatan, perkembangan positif juga terlihat. 

Data dari World Health Organization melalui platform Global Health Observatory mencatat sekitar 63,2 persen persalinan di Indonesia kini berlangsung di fasilitas kesehatan. Selain itu, sekitar 90,6 persen perempuan menerima layanan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care minimal empat kali selama masa kehamilan. 

Capaian ini menjadi indikator penting dalam upaya menekan risiko kematian ibu dan bayi sekaligus memperkuat kualitas layanan kesehatan ibu dan anak. Namun di sisi lain, sejumlah tantangan sosial masih memengaruhi kesehatan perempuan. 

Data Badan Pusat Statistik tahun 2024 menunjukkan sekitar 5,9 persen perempuan berusia 20–24 tahun menikah atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kesehatan reproduksi, akses pendidikan, serta kemandirian ekonomi perempuan di masa depan.

Situasi tersebut menegaskan bahwa peningkatan akses layanan kesehatan saja belum cukup. Perlu adanya penguatan kepemimpinan perempuan di tingkat komunitas agar berbagai kebijakan dan program kesehatan dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata di masyarakat.

baca juga

Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2026, Farid Nila Moeloek Society berkolaborasi dengan Takeda Pharmaceuticals menyelenggarakan forum perempuan bertajuk “Rights. Justice. Action. Dari Hak Menuju Aksi untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan”. 

Forum ini menghadirkan dialog lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta sektor swasta untuk membahas peran perempuan dalam memperkuat kesehatan masyarakat.

Arifah Fauzi selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia menegaskan bahwa kesetaraan gender merupakan salah satu prinsip penting dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kemajuan perempuan harus dimulai dari pemenuhan hak-hak dasar, dilanjutkan dengan penegakan keadilan, dan diwujudkan melalui aksi nyata dalam kebijakan dan program pembangunan berkelanjutan. Salah satu prinsip penting dalam pembangunan yang inklusif adalah kesetaraan gender, di mana perempuan dan laki-laki memiliki hak, kesempatan, akses, serta partisipasi yang setara terhadap sumber daya dan manfaat pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai penelitian menunjukkan pemberdayaan perempuan memiliki dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat. Ketika perempuan memiliki akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi yang setara, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh keluarga dan komunitas secara keseluruhan.

Pendiri sekaligus Ketua Farid Nila Moeloek Society dan Ketua Dewan Pembina Indonesia Health Development Center, Nila Moeloek, menekankan bahwa perempuan tidak boleh hanya dilihat sebagai penerima manfaat program kesehatan. Dalam banyak situasi, perempuan justru menjadi motor penggerak perubahan perilaku hidup sehat di tingkat keluarga maupun komunitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir

Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:22 WIB

Hari Perempuan Internasional: Saatnya Berhenti Membeli Narasi Kesempurnaan

Hari Perempuan Internasional: Saatnya Berhenti Membeli Narasi Kesempurnaan

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 14:50 WIB

30 Link Twibbon Hari Perempuan Sedunia 2026 Gratis, Langsung Pakai

30 Link Twibbon Hari Perempuan Sedunia 2026 Gratis, Langsung Pakai

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

×