Ini Mekanisme Medis Jika Pemerintah Berhasil Pulangkan WNI di Wuhan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 30 Januari 2020 | 10:45 WIB
Ini Mekanisme Medis Jika Pemerintah Berhasil Pulangkan WNI di Wuhan
Ilustrasi memakai masker di bandara. (Shutterstock)

Suara.com - Ratusan WNI, termasuk para mahasiswa, yang terjebak di Wuhan, China, saat ini masih dalam tahap isolasi pemerintah setempat. Pemerintah Indonesia sendiri sedang berupaya melakukan upaya diplomatik dengan pemerintah China untuk memulangkan para WNI ini.

Selain upaya kepulangan, Kemenkes juga tengah mempersiapkan tatalaksana yang tepat untuk memastikan para WNI yang pulang ini tidak ada yang membawa virus corona. Kalaupun ada, tim medis akan segera melakukan tindakan.

Persiapan juga dilakukan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso untuk menangani mereka yang baru pulang dari China. Khususnya, mereka yang memiliki gejala pneumonia seperti demam, batuk, pilek, hingga sesak napas.

"Kemenkes sudah membuat satu panduan terkait bagaimana kalau ada kasus yang akan datang. Jadi, ketika kasus itu datang di pintu masuk KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), bandara misalnya, akan dilakukan screening awal di sana. Kalau tidak memenuhi kriteria (negatif virus corona), ya tidak usah panik," ujar Ketua POKJA PINERE (penyakit infeksi, new emerging, & reemerging) RSPI Sulianti Saroso dr. Pompini Agustina, Sp.P dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Rabu (29/1/2020).

Walaupun tidak memenuhi kriteria atau negatif virus corona, dr. Pompini menyebut para WNI ini akan tetap dipantau dengan masa inkubasi selama 14 hari. Jadi, tidak semua mereka yang baru datang dari China akan diisolasi, karena isolasi hanya bagi mereka yang suspect atau dicurigai membawa gejala virus dari Wuhan.

Dr. Pompini menambahkan bahwa isolasi hanya diberlakukan kepada mereka yang memiliki gejala pneumonia, setelah dilakukan screening di bandara maupun di KKP. Sedangkan mereka yang tidak memiliki gejala atau keluhan apapun, akan dikembalikan ke masyarakat.

"Dikembalikan ke masyarakat seperti biasa, tapi dalam pemantauan. Akan dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan di wilayah masing-masing.
Petugas akan melihat kondisinya, kalau tidak ditemukan (gejala) pada masa inkubasi, pasien ini bukan dalam kondisi terkena (virus corona)," paparnya.

Ia kemudian menegaskan, yang berhak menentukan diisolasi atau tidak adalah petugas kesehatan pelabuhan sebagai pintu gerbang mereka yang baru tiba dari China. Selebihnya, dinas-dinas terkait yang akan memantau mereka di masyarakat setelah kembali ke rumahnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tewas Virus Corona di China Kini Tembus 170 Orang, Wuhan Terparah

Korban Tewas Virus Corona di China Kini Tembus 170 Orang, Wuhan Terparah

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:34 WIB

Jeritan Keluarga Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Anak Kami Butuh Logistik

Jeritan Keluarga Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Anak Kami Butuh Logistik

Jatim | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:06 WIB

Hong Kong Sudah Kembangkan Vaksin Virus Corona, Kapan Bisa Digunakan?

Hong Kong Sudah Kembangkan Vaksin Virus Corona, Kapan Bisa Digunakan?

Health | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:17 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×