Kenali Demam Kawasaki, Penyakit Langka yang Diderita Putra Selvi Kitty

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 02 Februari 2020 | 13:34 WIB
Kenali Demam Kawasaki, Penyakit Langka yang Diderita Putra Selvi Kitty
Selvi Kitty dan suaminya, Rangga Ilham Suseno [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Putra pertama pedangdut Selvi Kitty, Abizard Kavin Suseno, dikebarkan tengah menderita demam kawasaki. Kepada Feni Rose dalam acara talkshow yang ditayangkan pada Jumat (31/1/2020) lalu, Selvi menceritakan kondisi buah hatinya itu.

"Iya kena demam kawasaki namanya. Bingung, pertama baru tahu penyakit kawasaki. Ternyata virus baru dan menyerang anak laki-laki di bawah lima tahun. Dokter juga belum tahu (penyebabnya)," ujar Selvi Kitty.

Selvi mengatakan, gejala yang dialami sang anak termasuk mata merah, lidah merah, bibir merah, demam lima hari berturut-turut hingga mencapai 40 derajat Celcius.

"(Terus) Lemes, nggak bisa makan, karena kayak sariawan gitu tapi bukan sariawan. Emang tandanya kayak gitu. Jadi demam kawasaki itu kata dokter bisa ke jantung juga," lanjutnya.

Untuk menanganinya, Selvi pun membawa sang anak ke rumah sakit yang mana memiliki satu-satunya dokter penyakit kawasaki di Indonesia.

Selvi Kitty dan suaminya,  Rangga Ilham Suseno [Suara.com/Ismail]
Selvi Kitty dan suaminya, Rangga Ilham Suseno [Suara.com/Ismail]

"Dan cuma satu-satunya dokter Kawasaki di Indonesia cuma dia. Makanya, Abizard dirawat satu lantai sama anak-anak yang demam kawasaki," tambahnya.

Penyakit kawasaki, atau mucocutaneous lymph node syndrome merupakan penyakit langka yang menyerang pembuluh darah, sehingga menyebabkan peradangan di pembuluh arteri, vena dan kapiler.

Dilansir Hello Sehat, penyakit langka ini juga memengaruhi kelenjar getah bening serta fungsi jantung. Itulah mengapa penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama tingginya kasus penyakit jantung pada anak-anak.

Seperti yang terjadi pada buah hati Selvi, kemunculan penyakit kawasaki memang ditandai dengan demam tinggi, adanya ruam dan pembengkakan di beberapa bagian tubuh.

Jika ditangani sesegera mungkin, risiko menderita penyakit jantung dapat menurun dan gejala yang dialami pun dapat ditangani dengan baik. Penyakit ini tergolong langka dan serius karena dapat berakibat fatal jika tidak langsung ditangani.

Umumnya, pasien yang terkena penyakit ini adalah anak usia di bawah 10 tahun. Sekitar 85% hingga 90% kasus terjadi pada balita dan 90% hingga 95% pada anak di bawah 10 tahun.

Sebenarnya, virus ini juga dapat menyerang perempuan. Namun memang pasien yang terdiagnosis lebih banyak adalah laki-laki. Angka komplikasi dan kematian pun lebih banyak ditemukan pada pasien laki-laki daripada perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Idap Penyakit Langka, Selvi Kitty: Gara-gara Saya Pernah Suntik Putih

Anak Idap Penyakit Langka, Selvi Kitty: Gara-gara Saya Pernah Suntik Putih

Entertainment | Minggu, 02 Februari 2020 | 11:09 WIB

Catat! 9 Pedoman WHO untuk Melindungi Diri dari Ancaman Virus Corona

Catat! 9 Pedoman WHO untuk Melindungi Diri dari Ancaman Virus Corona

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:57 WIB

Dinkes Gunungkidul Ingatkan Serangan DBD Rawan Meningkat hingga April

Dinkes Gunungkidul Ingatkan Serangan DBD Rawan Meningkat hingga April

Jogja | Jum'at, 31 Januari 2020 | 06:20 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB