Es Krim Punya Efek Candu seperti Narkoba, Begini Penjelasannya

Yasinta Rahmawati

Senin, 03 Februari 2020 | 11:34 WIB
Es Krim Punya Efek Candu seperti Narkoba, Begini Penjelasannya
Ilustrasi makan es krim. (Pixabay/StockSnap)

Suara.com - Siapa yang tidak menyukai es krim? Kudapan manis dan dingin di mulut ini nampaknya jadi pencuci mulut favorit banyak orang. Tahukah Anda? Para peneliti di 2012 lalu menyimpulkan bahwa es krim memiliki efek candu seperti narkoba.

Dilansir dari Telegraph, peneliti menemukan bahwa otak menginginkan lebih banyak ketika makan es krim dengan cara yang sama seperti orang yang secara teratur menggunakan kokain.

Studi mereka dipublikasikan secara online di American Journal of Clinical Nutrition.

Dr. Kyle Burger, dari Oregon Research Institute, mengatakan makan berlebihan "tinggi lemak" atau "tinggi gula" tampaknya mengubah cara otak merespons makanan itu dengan cara yang terus menambah asupan.

Dia menambahkan, "data tersebut mendukung teori bahwa makan berlebihan seperti itu dapat mengakibatkan perubahan dalam cara otak merespons makanan tersebut dengan cara yang serupa terlihat pada kecanduan narkoba."

Ilustrasi es krim. (Shutterstock)
Ilustrasi es krim. (Shutterstock)

Dalam studi mereka, 151 remaja, berusia 14 dan 16 tahun, diberi milkshake cokelat asli yang dibuat dengan es krim Häagen Dazs.

Para peneliti telah melakukan wawancara dengan para remaja, yang semuanya memiliki "berat badan yang sehat", tentang kebiasaan makan mereka baru-baru ini dan berapa banyak mereka menginginkan makanan tertentu.

Otak mereka kemudian dipindai dengan Mesin Pencitraan Resonansi Magnetik Fungsional (fMRI) sambil diperlihatkan gambar milkshake sebelum diberikan getaran fisik.

Studi ini menemukan bahwa semua peserta menginginkan shake asli, tetapi mereka yang makan paling banyak es krim selama beberapa minggu sebelumnya kurang menginginkannya.

baca juga

Dr. Burger menjelaskan bahwa ini adalah reaksi yang sama yang dirasakan oleh seorang pecandu narkoba. Karena meskipun mengidam semakin meningkat, kesenangan yang seharusnya dikirim ke otak sedang tumpul.

Ini, katanya, mungkin karena otak melepaskan tingkat dopamin kimia yang lebih rendah.

Ketika mereka menganalisis pemindaian fMRI, studi ini menemukan remaja yang makan es krim paling banyak mengalami efek yang sama. Akibatnya, mereka merasa harus makan lebih banyak untuk menikmati perasaan euforia yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Warganet Tepuk Jidat, Kedai Ini Jual Es Krim Rasa Paracetamol

Bikin Warganet Tepuk Jidat, Kedai Ini Jual Es Krim Rasa Paracetamol

Tekno | Minggu, 22 Desember 2019 | 13:21 WIB

Kocak! Biasa Usil, Penjual Es Krim Turki Ini Kok Langsung Layani Pembeli

Kocak! Biasa Usil, Penjual Es Krim Turki Ini Kok Langsung Layani Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 21 Desember 2019 | 16:45 WIB

Ini Dia Rasa Es Krim Terfavorit di Indonesia Sepanjang Tahun 2019

Ini Dia Rasa Es Krim Terfavorit di Indonesia Sepanjang Tahun 2019

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2019 | 08:00 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×