Allan Wangsa Meninggal karena Gagal Ginjal, Ketahui Penyebabnya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2020 | 13:47 WIB
Allan Wangsa Meninggal karena Gagal Ginjal, Ketahui Penyebabnya
Allan Wangsa [Instagram/@allanwangsa]

Suara.com - Youtuber sekaligus pembawa acara Allan Wangsa meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Selasa (4/2/2020) karena gagal ginjal stadium 4.

Gagal ginjal terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuannya dalam menyaring racun di dalam darah. Tubuh akan penuh dengan racun apabila ginjal tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Kondisi ini pun dapat mengancam jiwa.

Gagal ginjal disebabkan oleh beberapa kondisi. Penyebabnya juga menentukan jenis dari gagal ginjal yang diderita pasien.

Berdasarkan Kidney Fund, diabetes merupakan penyabab gagal ginjal paling umum. Sedangkan penyebab kedua yang paling umum adalah tekanan darah tinggi.

Allan Wangsa [Instagram/allanwangsa]
Allan Wangsa [Instagram/allanwangsa]

Sedangkan dilansir Healthline, orang yang paling brisiko biasanya memiliki satu atau lebih penyebab berikut:

1. Kehilangan aliran darah ke ginjal

Kehilangan aliran darah yang tiba-tiba ke ginjal bisa memicu gagal ginjal.

Beberapa kondisi yang menyebabkan kehilangan aliran darah ke ginjal, termasuk penyakit jantung, jaringan parut hati atau gagal hati, dehidrasi, reaksi alergi hingga infeksi berat seperti sepsis.

Tekanan darah tinggi dan obat antiinflamasi juga dapat membatasi aliran darah.

2. Masalah buang air kecil

Ketika tubuh tidak bisa mengeluarkan urin, racun akan menumpuk di dalam tubuh dan membebani ginjal.

Kondisi yang dapat mengganggu buang air kecil dan kemungkinan menyebabkan gagal ginjal adalah batu ginjal, prostat membesar, darah menggumpal di dalam saluran kandung kemih, serta kerusakan saraf yang mengontrol kandung kemih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Faktor Ini Meningkatkan Risiko Serangan Jantung Lebih Besar pada Wanita

3 Faktor Ini Meningkatkan Risiko Serangan Jantung Lebih Besar pada Wanita

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:45 WIB

Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Health | Senin, 23 Desember 2019 | 12:23 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB