3 Faktor Ini Meningkatkan Risiko Serangan Jantung Lebih Besar pada Wanita

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:45 WIB
3 Faktor Ini Meningkatkan Risiko Serangan Jantung Lebih Besar pada Wanita
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi, diabetes dan merokok dikenal sebagai faktor risiko tertinggi untuk terkena serangan jantung. Namun dalam studi yang diterbitkan The BMJ, tiga risiko itu meningkatkan risiko serangan jantung lebih besar pada wanita ketimbang pria.

Peneliti yang berasal dari University of Oxford, Johns Hopkins University dan institusi lainnya, mengumpulkan data dari seluruh orang dewasa di Inggris.

Dilansir dari Healthline, mereka menemukan bahwa tekanan darah tinggi meningkatkan risiko serangan jantung wanita hingga 83 persen lebih banyak daripada pria.

Lalu merokok meningkatkan risiko 55 persen lebih tinggi pada wanita. Sedangkan diabetes tipe 2 meningkatkan risiko 47 persen serangan jantung pada wanita ketimbang pria.

"Alasan untuk temuan ini tidak jelas tetapi bisa mencerminkan beberapa faktor perancu lainnya, seperti lamanya paparan faktor-faktor risiko ini. Sebagai contoh, wanita mungkin memiliki tekanan darah tinggi yang tidak diobati untuk lebih banyak waktu daripada pria, " ungkap dr. Michelle O 'Donoghue, seorang spesialis kedokteran kardiovaskular.

Perempuan terkena serangan jantung. (Shutterstock)
Perempuan terkena serangan jantung. (Shutterstock)

"Meskipun demikian, temuan ini adalah pengingat penting bagi dokter dan wanita tentang pentingnya manajemen faktor risiko," lanjutnya.

Menurut O'Donoghue, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, wanita sering mengabaikan faktor risiko penyakit jantung dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari pengobatan.

Faktor risiko spesifik jenis kelamin juga dapat meningkatkan kemungkinan penyakit jantung pada wanita. Sebagai contoh, komplikasi kehamilan tertentu dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Komplikasi tersebut termasuk preeklampsia, hipertensi gestasional, diabetes gestasional, persalinan prematur, dan berat bayi lahir rendah. Beberapa kondisi kesehatan yang memengaruhi wanita secara tidak proporsional juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Baca Juga: Orang Indonesia Makin Malas Gerak, Risiko Penyakit Tidak Menular Meningkat

Sebagai contoh, kondisi-kondisi tersebut termasuk kanker payudara, rheumatoid arthritis, dan lupus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI