Permintaan Suntik Mati Meningkat di Belanda, Pasien: Saya Tidak Bisa Hidup

M. Reza Sulaiman

Senin, 10 Februari 2020 | 15:53 WIB
Permintaan Suntik Mati Meningkat di Belanda, Pasien: Saya Tidak Bisa Hidup
Ilustrasi euthanasia atau suntik mati. (Shutterstock)

Suara.com - Permintaan Suntik Mati Meningkat di Belanda, Pasien: Saya Tidak Bisa Hidup

Praktik euthanasia alias suntik mati rupanya semakin populer di negara-negara Eropa, termasuk Belanda. Pasalnya, permintaan suntik mati diketahui mengalami peningkatan setiap tahun.

Dilansir VOA Indonesia, sebuah organisasi Belanda yang melaksanakan eutanasia menerima 3.122 permintaan tahun lalu, sebuah peningkatan sebesar 22 persen dari setahun sebelumnya, demikian kata Pusat Kepakaran Euthanasia Belanda. Euthanasia adalah praktik untuk secara sengaja mengakhiri hidup guna membebaskan seseorang dari rasa sakit yang dideritanya.

"Setiap hari, 13 orang mengatakan: tolonglah saya, saya tidak bisa terus hidup," demikian kata Steven Pleiter, direktur dari pusat yang tadinya bernama End of Life Clinic.

Pusat ini punya pakar yang memberi advis kepada dokter dalam kasus-kasus euthanasia dan tim terdiri dari dokter, psikiater, dan juru rawat yang mengunjungi pasien untuk evaluasi permohonan mereka serta menyuntikkan obat-obat fatal kalau mereka memenuhi kriteria euthanasia.

Ilustrasi euthanasia atau suntik mati. (Shutterstock)
Ilustrasi euthanasia atau suntik mati. (Shutterstock)

Negeri Belanda pada 2002 menjadi negara pertama di dunia yang mengesahkan euthanasia.

Praktik ini hanya bisa dilakukan oleh seorang dokter yang memberikan dosis obat mematikan di bawah persyaratan yang ketat.

Pusat Kepakaran Euthanasia mengatakan, pihaknya telah memenuhi hampir 900, sekitar sepertiga, dari permohonan yang diterimanya pada 2019.

Permohonan ini acapkali berupa kasus di mana pasien menderita demensia atau berbagai gangguan fisik terkait usia tua.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Istri yang Menceraikannya, Suami Divonis Suntik Mati

Bunuh Istri yang Menceraikannya, Suami Divonis Suntik Mati

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 19:37 WIB

Mengenal Kejamnya Sejarah Hukuman Mati di Indonesia

Mengenal Kejamnya Sejarah Hukuman Mati di Indonesia

Your Say | Senin, 06 Januari 2020 | 11:58 WIB

Hakim MK Nasihati Pemohon Suntik Mati Ignatius Ryan Tumiwa

Hakim MK Nasihati Pemohon Suntik Mati Ignatius Ryan Tumiwa

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 23:53 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×