Lakukan Eutanasia Atas Izin Keluarga, Dokter Malah Diseret ke Pengadilan

Vania Rossa, Risna Halidi

Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:25 WIB
Lakukan Eutanasia Atas Izin Keluarga, Dokter Malah Diseret ke Pengadilan
Ilustrasi eutanasia, suntik mati. (Shutterstock)

Suara.com - Belanda merupakan salah satu negara yang melegalkan tindakan eutanasia, prosedur suntik mati yang dilakukan tenaga medis atas permohonan pasien atau keluarga pasien.

Tapi, seorang dokter yang melakukan eutanasia justru diseret ke Pengadilan dan dituduh tidak melakukan 'verifikasi persetujuan secara mendalam'.

Dokter tersebut telah melakukan tindakan eutanasia kepada seorang pasien berusia 74 tahun yang menderita demensia berat pada 2016 lalu.

Menurut Jaksa, pasien sempat memberontak saat disuntik, terbukti karena keluarga pasien harus memegangi kerabatnya tersebut selama proses penyuntikan.

Tapi menurut sang dokter, ia hanya bersikap hati-hati saat bekerja.

Kasus pengadilan ini merupakan kasus eutanasia pertama sejak Belanda melegalkan metode tersebut pada 2002 lalu.

Dilansir dari BBC, jaksa sendiri mengaku bahwa pihaknya tidak menargetkan hukuman penjara bagi dokter yang telah pensiun tersebut. Mereka hanya ingin menjelaskan bagaimana hukum melihat eutanasia untuk pasien yang menderita demensia.

"Sebuah pertanyaan penting untuk kasus ini adalah, berapa lama seorang dokter harus terus berkonsultasi dengan pasien demensia, jika pasien pada tahap sebelumnya sudah meminta eutanasia. Kami tidak meragukan niat jujur dokter," kata juru bicara layanan penuntut umum, Sanna van der Harg.

Pasien yang didiagnosis menderita alzheimer empat tahun sebelum dia meninggal itu sempat menulis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa ia 'ingin ditidurkan' daripada masuk rumah perawatan.

baca juga

Tetapi pasien juga menambahkan, "Saya ingin dapat memutuskan (kapan harus mati) yang masih dalam pikiran saya dan ketika saya pikir waktunya tepat," kata penyiar publik, NOS.

Di sisi lain, pihak anggota keluarga pasien mendukung dokter dalam kasus hukum ini. "Dokter membebaskan ibuku dari penjara mental yang akhirnya dia masuki," kata salah satu putri almarhum dalam sebuah pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesin Bunuh Diri Curi Perhatian di Amsterdam

Mesin Bunuh Diri Curi Perhatian di Amsterdam

Tekno | Selasa, 17 April 2018 | 19:31 WIB

Menteri Belanda: Bunuh Diri Dibolehkan Jika Hidup Sudah Sempurna

Menteri Belanda: Bunuh Diri Dibolehkan Jika Hidup Sudah Sempurna

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:53 WIB

Stres Karena Eutanasia 700 Anjing, Dokter Hewan Ini Bunuh Diri

Stres Karena Eutanasia 700 Anjing, Dokter Hewan Ini Bunuh Diri

News | Rabu, 25 Mei 2016 | 18:04 WIB

Terkini

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

×