Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 13 Februari 2020 | 08:55 WIB
Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat
Sifilis bisa menyebabkan anak lahir cacat. [shutterstcok]

Suara.com - Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum. Berbahayanya, jika dibiarkan penyakit ini bisa menimbulkan kerusakan serius pada otak, sistem saraf, hingga jantung.

Yang lebih parah, sifilis bisa ditularkan dari ibu hamil ke janinnya. Jika sudah tertular, risikonya bayi bakal lahir prematur bahkan menyebabkan kecacatan.

"Pengetahuan masyarakat terhadap penyakit sifilis sampai saat ini masih minim termasuk tentang deteksi dini terhadap penyakit ini. Padahal Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang dapat menyerang organ lainnya, seperti jantung, otak saraf, pada tahap lanjut di kemudian hari," ujar dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDSV, CEO Klinik Pramudia di Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

"Disamping itu Sifilis dapat berpengaruh terhadap kehamilan, dapat menyebabkan kecacatan, dengan demikian harus dilakukan pemutusan rantai penularan penyakit ini," sambung dr. Anthony.

Di sisi lain Spesialis Kulit dan Kelamin RSCM Dr. dr. Wresti Indriatmi, SpKk(K), M.Epid menjabarkan penularan sifilis kepada anak bayi oleh ibu saat melahirkan, terjadi karena pada saat si bayi melewati jalan lahir dari vagina ibunya yang terdapat lesi atau luka dari sifilis.

Sifilis juga bisa menular melalui darah yang tercemar luka sifilis yang mengandung bakteri treponema pallidum yang mengenai kulit si anak, sehingga bakteri berkembang dengan pesat.

"Adapun masa inkubasi (penyakit sifilis) berkisar antara 10 hingga 90 hari, namun umumnya 21 hari," jelas Wresti.

Seminar media Sifilis si perusak organ. (Suara.com/Dini Afrianti)
Seminar media Sifilis si perusak organ. (Suara.com/Dini Afrianti)

Maka, yang terbaik adalah si ibu harus mengenal gejala khas sifilis seperti, luka pada genital (alat kelamin) yang tidak sakit dan terdapat ruam di bagian tubuh. Maka segeralah untuk berkonsultasi ke dokter.

baca juga

Ada baiknya juga saat dipastikan sifilis, segeralah lakukan tindakkan pengobatan untuk bisa disembuhkan mencegah persebaran bakteri yang nantinya menyerang janin. Tata laksananya ialah pemberian antibiotik penisilin, mengingat hingga saat ini bakteri treponema pallidim sensitif terhadap antibiotik tersebut.

Pemberian penisilin dapat melalui oral atau minum obat, suntik atau intramuskular dengan dosis yang berbeda-beda, tergantung stadium penyakit sifilis dan co-morbiditas atau penyakit penyerta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sifilis: Kondom Tidak Menjamin 100 Persen Melindungi

Sifilis: Kondom Tidak Menjamin 100 Persen Melindungi

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 19:30 WIB

Bayi Baru Lahir 30 Jam Jadi Pasien Termuda Virus Corona, Ini Sebabnya!

Bayi Baru Lahir 30 Jam Jadi Pasien Termuda Virus Corona, Ini Sebabnya!

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 14:55 WIB

Wabah Virus Corona, Ibu Hamil 9 Bulan Minta Dievakuasi dari China

Wabah Virus Corona, Ibu Hamil 9 Bulan Minta Dievakuasi dari China

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:11 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×